Lompat ke konten
Sabtu, 25 Juli 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Kisah Penemuan Orang Hilang di Rafha: Upaya Lapangan dan Teknologi Pemantauan Berhasil Menyelamatkan

Tim perlindungan Otoritas Pengembangan Kawasan Konservasi Imam Turki bin Abdullah berhasil menemukan orang hilang setelah dua hari pencarian di gurun tandus dekat Rafha.

AJEL Indonesia59 mnt lalu · 2 mnt baca
Tim pencarian di gurun Rafha menggunakan drone

Poin Utama

AI

Tim perlindungan dari Otoritas Pengembangan Kawasan Konservasi Imam Turki bin Abdullah berhasil menemukan seorang yang hilang setelah dua hari pencarian di wilayah gurun yang sulit dijangkau di utara Rafha.

Otoritas menjelaskan bahwa operasi pencarian di lapangan, yang didukung oleh pemantauan udara menggunakan drone, berhasil menentukan lokasi orang hilang sekitar 45 kilometer dari jalan terdekat.

Disebutkan pula bahwa tim perlindungan dari Pusat Khua'a bertemu dengan salah satu tim pencarian dan penyelamatan selama patroli lapangan. Mereka saling bertukar informasi mengenai ciri-ciri orang hilang dan kendaraannya, lalu data tersebut langsung dikirim ke ruang operasi otoritas untuk pemantauan dan koordinasi dengan pihak terkait.

Teknologi Pemantauan dan Koordinasi Lapangan

Mengingat luasnya area pencarian dan sulitnya akses ke beberapa lokasi dengan cara konvensional, tim melakukan penerbangan udara berulang kali, mengubah rute dan memperluas area pemantauan sesuai data yang tersedia. Otoritas menegaskan bahwa pengalaman anggota tim perlindungan dan pengetahuan mereka tentang medan sangat membantu kelancaran dan ketelitian pencarian.

Hasil survei udara menemukan kendaraan yang sesuai dengan ciri-ciri di lokasi terpencil sekitar 45 kilometer dari jalan terdekat. Koordinat pun ditentukan dan orang hilang ditemukan dalam keadaan sehat.

Prosedur Keselamatan dan Imbauan Otoritas

Ruang operasi otoritas meneruskan koordinat secara akurat dan berkoordinasi dengan Bulan Sabit Merah Arab Saudi, tim pencarian dan penyelamatan, serta keluarga korban, sambil memantau pergerakan tim hingga proses penyerahan selesai.

Otoritas Pengembangan Kawasan Konservasi Imam Turki bin Abdullah mengimbau seluruh pengunjung untuk selalu waspada, mematuhi peraturan, memastikan kesiapan kendaraan dan alat komunikasi, serta memahami rute sebelum berangkat, dan menghindari jalur berbahaya atau tindakan yang membahayakan keselamatan.

Otoritas juga menegaskan bahwa pusat layanan di nomor 920022077 siap menerima pertanyaan dan laporan, guna mempercepat respons dan penanganan keadaan darurat.

Komentar (0)