Lompat ke konten
Minggu, 18 Oktober 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Bulan Jumadil Awal Capai Fase Kuartal Pertama di Langit Perbatasan Utara

Bulan Jumadil Awal 1448 H mencapai fase kuartal pertama di langit Perbatasan Utara pada pukul 19.13 waktu Arab Saudi, menurut Adnan Khalifah dari Klub Astronomi dan Antariksa.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 1 mnt baca
Bulan fase kuartal pertama di langit Perbatasan Utara

Poin Utama

AI

Langit wilayah Perbatasan Utara pada malam ini menyaksikan Bulan Jumadil Awal 1448 H memasuki fase kuartal pertama, dengan separuh permukaannya tampak terang oleh cahaya matahari. Fenomena astronomi ini memberi kesempatan bagi para penggemar fotografi dan pengamatan langit untuk mengamati detail permukaan dan bentang alam Bulan.

Anggota Klub Astronomi dan Antariksa, Adnan Khalifah, menyatakan bahwa Bulan mencapai momen kuartal pertama pada pukul 19.13 waktu Arab Saudi. Ia menjelaskan, fase ini terjadi ketika Bulan telah menempuh sekitar seperempat orbitnya mengelilingi Bumi sejak fase konjungsi, sehingga posisinya membentuk sudut hampir siku-siku dengan matahari jika dilihat dari Bumi. Akibatnya, separuh permukaan Bulan yang menghadap Bumi tampak terang, sementara separuh lainnya tetap gelap.

Waktu Terbaik Mengamati Bentang Alam Bulan

Khalifah menambahkan, fase kuartal pertama merupakan salah satu waktu terbaik untuk mengamati bentang alam permukaan Bulan menggunakan teropong atau teleskop. Ia menjelaskan, sinar matahari yang jatuh miring di area dekat garis batas antara bagian terang dan gelap membantu menonjolkan kawah, dataran tinggi, dan pegunungan Bulan berkat kontras cahaya dan bayangan yang jelas.

Waktu Pengamatan dan Hari-hari Mendatang

Ia juga menjelaskan, pada fase ini Bulan akan tampak tinggi di langit setelah matahari terbenam dan tetap terlihat pada jam-jam awal malam sebelum akhirnya terbenam mendekati tengah malam. Khalifah menambahkan, tingkat kecerahan Bulan akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan hingga mencapai fase purnama.

Khalifah menyebutkan, mengamati fase-fase Bulan merupakan kesempatan untuk meningkatkan literasi astronomi di masyarakat, sekaligus mendorong para penggemar dan pemerhati untuk melakukan pengamatan dan fotografi astronomi serta memahami fenomena langit yang berkaitan dengan pergerakan Bulan mengelilingi Bumi.

Komentar (0)