Lompat ke konten
Sabtu, 29 Agustus 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Empat Kota di Asir Masuk Daftar Kota Sehat Dunia WHO

Empat kota di Provinsi Asir, Arab Saudi, resmi diakui sebagai kota sehat dunia oleh WHO setelah memenuhi 80 standar internasional.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 1 mnt baca
Empat kota Asir diakui WHO sebagai kota sehat

Poin Utama

AI

Empat kota di Provinsi Asir kini resmi masuk dalam jaringan kota sehat dunia yang diakui Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), setelah berhasil memenuhi 80 standar internasional. Langkah ini mencerminkan upaya Asir dalam membangun lingkungan sehat berkelanjutan serta meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat.

Pangeran Turki bin Talal bin Abdulaziz, Gubernur Asir sekaligus Ketua Otoritas Pengembangan Wilayah, menerima sertifikat pengakuan untuk Abha, Turayb, Muhayil Asir, dan Universitas King Khalid sebagai kota sehat dari Menteri Kesehatan Fahd bin Abdulrahman Al-Jalajel, setelah keempatnya memenuhi seluruh kriteria dalam Program Kota Sehat.

Pengakuan ini merupakan bagian dari kebijakan untuk memperkuat kesehatan masyarakat, mendukung pembangunan lingkungan sehat berkelanjutan, serta meningkatkan kualitas hidup di wilayah Asir melalui pemenuhan standar global yang ditetapkan dalam Program Kota Sehat.

Pencapaian standar tersebut menjadi dasar bagi keempat entitas untuk memperoleh sertifikat pengakuan, sekaligus memperkuat posisi Asir di antara kota-kota yang berkomitmen mengembangkan lingkungan sehat dan meningkatkan kualitas hidup.

Pengumuman ini disampaikan dalam acara yang dipimpin Gubernur Asir untuk meresmikan sejumlah proyek dan inisiatif kesehatan di wilayah tersebut. Acara turut dihadiri Menteri Pendidikan Yusuf bin Abdullah Al-Bunyan, Menteri Kesehatan Fahd bin Abdulrahman Al-Jalajel, Direktur Utama Rumah Sakit Spesialis King Faisal dan Pusat Penelitian Dr. Majid bin Ibrahim Al-Fayyad, Rektor Universitas King Khalid Dr. Falih bin Raja Allah Al-Sulami, serta Gubernur Otoritas Umum Wakaf Imad Al-Kharashi, bersama sejumlah pejabat dan pimpinan sektor pemerintahan, kesehatan, dan pendidikan.


Komentar (0)