Program Intensif Hafalan Al-Qur'an di Masjid Quba Berakhir
Program musim panas intensif hafalan dan murajaah Al-Qur'an di Masjid Quba, Madinah, yang diikuti 190 peserta dari 20 negara, resmi berakhir.
Poin Utama
AIProgram musim panas intensif hafalan dan murajaah Al-Qur'an di Masjid Quba, Madinah, tahun 1448 H, yang diselenggarakan oleh Asosiasi Al-Wahyin selama satu bulan penuh, resmi berakhir hari ini.
Program ini diikuti oleh 190 peserta laki-laki dan perempuan dari 20 kebangsaan berbeda, di bawah bimbingan 15 pengajar. Asosiasi juga menyediakan kelas khusus bagi para pengunjung Masjid Quba, yang memberi kesempatan untuk memperbaiki bacaan dan mengulang hafalan Al-Qur'an.
Program ini mengandalkan kelas tatap muka intensif yang fokus pada pembelajaran tilawah sesuai kaidah tajwid, hafalan, murajaah, dan penguatan hafalan Al-Qur'an. Selain itu, pengunjung juga dapat memperbaiki bacaan Surat Al-Fatihah dan surat-surat pendek, dengan metode pengajaran yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan peserta.
Memperkuat Peran Masjid Quba dalam Pendidikan Al-Qur'an
Penyelenggara menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya membina generasi penghafal Al-Qur'an yang berakhlak mulia, serta memperkuat peran kelas-kelas di Masjid Quba dalam pendidikan Al-Qur'an dan pelayanan kepada para penghafal. Program ini juga bertujuan memberikan pengalaman belajar yang berkualitas bagi para pengunjung dan meneguhkan posisi Masjid Quba sebagai pusat ilmu dan Al-Qur'an dalam pendidikan kitab suci.
