Lompat ke konten
Senin, 14 September 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Abdullah Saleh Kamel: Arab Saudi Kini Pemimpin Berbagai Industri, Produk Kita Saingi Pasar Global

Ketua Umum Kamar Dagang Saudi Abdullah Saleh Kamel menegaskan Arab Saudi kini menjadi pemimpin di berbagai sektor industri dan produk nasional mampu bersaing di pasar global.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 3 mnt baca
Abdullah Saleh Kamel di Forum Industri Saudi 2026

Poin Utama

AI

Ketua Umum Kamar Dagang Saudi, Abdullah Saleh Kamel, menegaskan bahwa Arab Saudi kini menjadi pemimpin di berbagai sektor industri, seperti industri petrokimia, mesin dan peralatan, makanan dan farmasi, tekstil, serta bahan bangunan dan berbagai sektor lainnya. Ia menyatakan, produk-produk Saudi kini menjadi pesaing kuat di pasar global, yang tercermin dari meningkatnya minat para importir dari negara sahabat dan mitra, serta didukung data pertumbuhan ekspor nonmigas.

Pernyataan itu disampaikan Abdullah Kamel saat membuka Forum Industri Saudi 2026 edisi kedua pada Senin (hari ini), di Jeddah Super Dome. Acara ini digelar di bawah naungan Penasihat Khusus Penjaga Dua Masjid Suci, Pangeran Khalid bin Faisal bin Abdulaziz, Gubernur Mekkah, serta dihadiri Wakil Gubernur Mekkah, Pangeran Saud bin Mishal bin Abdulaziz.

Ia menjelaskan, sektor industri di Arab Saudi mengalami perkembangan pesat. Jumlah perusahaan industri melonjak dari 7.000 pada awal peluncuran Visi 2030 menjadi lebih dari 15.000 saat ini di berbagai bidang ekonomi. Ia juga menyoroti munculnya sektor-sektor baru yang sebelumnya belum diizinkan sebelum Visi 2030, terutama industri pertahanan, yang kini telah memiliki lebih dari 347 perusahaan berizin. Selain itu, investasi domestik dan asing terus tumbuh, dan kontribusi sektor industri terhadap PDB nasional kini mencapai 16%.

Abdullah Kamel menambahkan, kepemimpinan Arab Saudi di sektor industri tidak lepas dari dukungan pemerintah di bawah kepemimpinan Penjaga Dua Masjid Suci, serta berbagai keunggulan ekonomi yang dimiliki negara, seperti ketersediaan bahan baku, kemajuan regulasi industri, serta dukungan pemerintah yang memungkinkan sektor swasta meningkatkan daya saingnya. Selain itu, infrastruktur yang maju dan letak geografis yang dekat dengan pasar global menjadi keunggulan tersendiri, didukung kepemimpinan nasional yang memiliki visi besar dan sektor swasta yang mampu berinvestasi, tumbuh, dan bersaing.

Ia juga menegaskan, Kamar Dagang Saudi bekerja dengan pendekatan kemitraan strategis bersama instansi pemerintah terkait untuk mewujudkan target nasional di tingkat lokal dan internasional. Forum ini, menurutnya, menjadi bukti nyata upaya tersebut, dengan tujuan menjadikan forum sebagai wadah penciptaan peluang dan penguatan ekosistem, yang mendukung pengambilan keputusan, penguatan kemitraan, dan pengembangan sektor industri demi tercapainya target Visi Saudi 2030.

Abdullah Kamel menekankan pentingnya peran sektor swasta di masa mendatang. "Ke depan, sektor swasta dituntut semakin mampu menarik industri-industri strategis ke Arab Saudi, melakukan alih teknologi, berinovasi dan mengembangkan berbagai sektor industri, serta memanfaatkan kecerdasan buatan dan teknologi revolusi industri keempat, agar Arab Saudi menjadi kekuatan industri di peta ekonomi dunia," ujarnya.

Di akhir sambutannya, Abdullah Kamel menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Wakil Gubernur Mekkah, Pangeran Saud bin Mishal bin Abdulaziz, atas dukungannya terhadap sektor swasta di wilayah tersebut melalui peluncuran berbagai inisiatif strategis dan pemantauan berkelanjutan untuk mengatasi hambatan serta memperbaiki prosedur, sehingga kawasan Mekkah semakin menarik bagi proyek-proyek strategis dan mendorong pertumbuhan investasi domestik dan asing.

Forum ini diselenggarakan oleh Kamar Dagang Saudi melalui Komite Industri Nasional, bekerja sama dengan Kamar Dagang Jeddah, serta bermitra strategis dengan Kementerian Perindustrian dan Sumber Daya Mineral beserta jajarannya, serta Otoritas Pengembangan Wilayah Mekkah. Forum berlangsung selama tiga hari, diisi dengan diskusi panel dan lokakarya khusus yang membahas perkembangan dan peluang di sektor industri serta masa depan industri nasional. Forum ini juga menjadi ajang penandatanganan sejumlah perjanjian dan nota kesepahaman antara instansi pemerintah, swasta, serta lembaga pendidikan dan riset.

Komentar (0)