Arab Saudi, Turki, dan Pakistan Bentuk Aliansi Pertahanan, Penandatanganan Hari Ini
Sumber regional menyebut Arab Saudi, Turki, dan Pakistan akan menandatangani perjanjian pertahanan bersama hari ini di Arab Saudi, setelah hampir setahun negosiasi.
Poin Utama
AIDua sumber regional mengatakan kepada Reuters bahwa Arab Saudi, Turki, dan Pakistan akan menandatangani perjanjian pertahanan bersama di Arab Saudi hari ini, Jumat, menandai puncak dari hampir setahun negosiasi trilateral. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari ketiga ibu kota mengenai penandatanganan atau rincian perjanjian tersebut.
Dari Bilateral ke Trilateral
Langkah ini merupakan kelanjutan dari Perjanjian Pertahanan Strategis Bersama yang ditandatangani Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif di Riyadh pada 17 September 2025, yang menyatakan bahwa serangan terhadap salah satu negara dianggap sebagai serangan terhadap keduanya.
Sejak saat itu, upaya untuk melibatkan Ankara dalam kerangka kerja ini semakin intensif. Menteri Produksi Pertahanan Pakistan, Raza Hayat Hiraj, mengatakan kepada Reuters pada Januari lalu bahwa "perjanjian trilateral antara Pakistan, Arab Saudi, dan Turki memang sedang dipersiapkan" dan drafnya sudah siap serta berada di tangan Riyadh, seraya menegaskan bahwa perjanjian ini terpisah dari kesepakatan bilateral Saudi-Pakistan. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan saat itu menegaskan bahwa pembicaraan memang berlangsung tanpa penandatanganan, dan meminta agar hal ini dilihat dalam konteks kerja sama regional yang lebih luas, bukan pembentukan aliansi yang sempit.
