Lompat ke konten
Selasa, 27 Oktober 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Lebih dari 34 Ribu Manuskrip di Perpustakaan Universitas Islam Madinah Telah Didigitalkan

Universitas Islam Madinah mengumumkan telah mendigitalkan 34.615 manuskrip film dan 916 manuskrip asli kertas di perpustakaan pusatnya.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 1 mnt baca
Manuskrip kuno di Perpustakaan Universitas Islam Madinah

Poin Utama

AI

Universitas Islam Madinah mengumumkan bahwa perpustakaan pusat universitas tersebut menyimpan 34.615 manuskrip film yang telah sepenuhnya didigitalkan, serta 916 manuskrip asli berbahan kertas yang juga telah didigitalkan. Koleksi manuskrip ini berasal dari abad ke-7 Hijriyah.

Dalam pernyataannya, universitas menjelaskan bahwa di antara manuskrip asli yang paling menonjol adalah kitab "Al-Mafatih fi Syarh Al-Masabih" tentang hadis karya Mazharuddin Az-Zaidani (wafat tahun 727 H), yang disalin pada tahun 719 H dalam 191 lembar. Ada pula manuskrip berjudul "Tawali' Al-Anwar" tentang kosa kata langka dalam hadis karya Nashiruddin Al-Baidhawi (wafat tahun 685 H), yang disalin pada tahun 780 H dalam 180 lembar. Kedua manuskrip tersebut ditulis dengan gaya tulisan Mashriqi.

Universitas menambahkan bahwa manuskrip-manuskrip ini menjadi sumber ilmu yang menghubungkan pelajar dan peneliti dengan warisan Islam dalam bentuk aslinya. Koleksi ini memungkinkan mereka mengakses naskah asli untuk studi dan penelitian, serta mempelajari metode penulisan dan penyalinan para ulama sepanjang abad. Perawatan terhadap manuskrip ini merupakan bagian dari misi ilmiah dan penelitian universitas, sekaligus kontribusi dalam melestarikan warisan Islam dan menyediakannya bagi masyarakat serta generasi mendatang.

Universitas juga menyampaikan bahwa digitalisasi manuskrip merupakan bagian dari upaya mengikuti transformasi digital dan meningkatkan pengalaman pengguna layanan perpustakaan pusat. Melalui "Platform Manuskrip", pengguna dapat mencari manuskrip asli berdasarkan nama penulis atau judul, menelusuri koleksi berdasarkan bidang ilmu, serta mengajukan permintaan digital untuk mendapatkan salinan manuskrip yang diinginkan.

Komentar (0)