Peta Baru Tampilkan Lokasi Masjid Tempat Nabi Muhammad Salat di Madinah
Lembaga King Abdulaziz merilis peta sejarah yang mendokumentasikan lokasi masjid dan tempat Nabi Muhammad salat di Madinah dalam Atlas Sejarah Sirah Nabawiyah.
Poin Utama
AILembaga King Abdulaziz melalui Atlas Sejarah Sirah Nabawiyah merilis peta yang mendokumentasikan masjid-masjid utama dan tempat-tempat di mana Nabi Muhammad SAW pernah salat di Madinah, lengkap dengan penjelasan lokasi dan sebaran geografisnya di seluruh kota.
Peta ini mencakup sejumlah masjid dan situs yang berkaitan dengan sejarah Nabi, di antaranya: Masjid Al-Fath, Masjid Bani Haritsah, Masjid Bani Salamah (Masjid Qiblatain), Masjid Bani Haram, Masjid Juhainah, Masjid Bani Zuraiq, Masjid Mushalla (Al-Ghamamah), Masjid Suqya, Masjid Bani Khudrah, serta beberapa masjid dan tempat lain yang terkait.
Pihak pengelola atlas menjelaskan bahwa peta ini menyediakan data dokumentasi bagi para peminat sejarah Nabi dan sejarah Madinah, serta memudahkan identifikasi lokasi dan distribusi geografis situs-situs tersebut dalam kawasan bersejarah kota, sekaligus mengaitkannya dengan peristiwa dan kisah yang tercatat dalam sumber-sumber sirah.
Inisiatif dalam Kerangka Visi Saudi 2030
Atlas Sejarah Sirah Nabawiyah merupakan salah satu inisiatif Lembaga King Abdulaziz dalam Program Layanan Tamu Allah, bagian dari Visi Saudi 2030, yang memanfaatkan peta, data sejarah dan geografis, serta teknologi modern untuk mendokumentasikan situs dan monumen yang berkaitan dengan sejarah Nabi.
Proyek ini bertujuan menampilkan situs-situs tersebut secara spasial yang jelas, guna memperkuat pengetahuan tentang sejarah dan peninggalan Madinah, serta memperkaya pengalaman para tamu Allah.
