Pengamat Politik: Seruan Mobilisasi Umum Tanda Yaman Hadapi Masa Kritis
Pengamat politik Mohammed Balfakhr menyatakan seruan mobilisasi umum menandakan Yaman tengah menghadapi masa kritis, bukan sekadar eskalasi sesaat.
Poin Utama
AIPengamat politik Mohammed Balfakhr mengatakan bahwa "seruan Ketua Dewan Kepemimpinan Presiden untuk mobilisasi dan pengerahan umum, bersama pernyataan Koalisi Pendukung Legitimasi, menegaskan bahwa Yaman sedang menghadapi masa yang sangat krusial, bukan sekadar putaran eskalasi yang berlalu begitu saja."
Balfakhr menambahkan melalui saluran Al-Ikhbariya bahwa "kita benar-benar berada di ambang putaran yang menentukan, setelah ini tidak ada lagi jalan keluar bagi kelompok milisi mana pun." Ia menilai kelompok Houthi sebagai pihak yang mendorong terjadinya eskalasi dan telah melanggar ancaman serta gencatan senjata yang telah berlangsung bertahun-tahun, sehingga "mereka harus menanggung akibatnya."
Pernyataan Balfakhr ini disampaikan bertepatan dengan keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Yaman, pada Senin (hari ini), yang menyetujui permintaan Ketua Dewan Kepemimpinan Presiden sekaligus Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata, Rashad Al-Alimi, untuk mengumumkan mobilisasi umum. Langkah ini bertujuan menghadapi eskalasi militer Houthi, melindungi warga sipil, serta mempertahankan sistem republik, legitimasi konstitusional, kedaulatan, dan keutuhan wilayah negara.
Tampilkan cuitan di platform X
Dewan Perwakilan menyetujui permintaan tersebut dalam rapat pleno yang digelar secara daring dipimpin Ketua Dewan Sultan Al-Barakani, yang dikhususkan untuk membahas perkembangan situasi nasional dan regional. Dewan menyebut situasi saat ini "sangat kompleks" sehingga membutuhkan persatuan dan mengesampingkan perbedaan.
