Rombongan Pertama Gelombang Keempat Tamu Program Umrah Raja Salman Tiba di Madinah
Kementerian Urusan Islam menyambut rombongan pertama gelombang keempat dan terakhir tamu Program Umrah Raja Salman tahun 1448 H di Madinah.
Poin Utama
AIKementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan pada Selasa ini menyambut kedatangan rombongan pertama gelombang keempat dan terakhir tamu Program Umrah dan Ziarah Raja Salman tahun 1448 H, setibanya mereka di Madinah.
Kedatangan rombongan ini bertujuan untuk memulai kunjungan ke Masjid Nabawi dan sejumlah situs Islam serta sejarah di Madinah, sebelum mereka melanjutkan perjalanan ke Mekkah untuk menunaikan ibadah umrah.
Rombongan awal terdiri dari jamaah pria dan wanita dari berbagai negara, termasuk Sri Lanka, Uzbekistan, Turkmenistan, Nepal, Azerbaijan, Tajikistan, Kirgizstan, Turki, Georgia, Kazakhstan, Pakistan, Bangladesh, dan Maladewa. Mereka disambut oleh pejabat kementerian yang menegaskan komitmen untuk memberikan seluruh layanan dan kemudahan yang dibutuhkan.
Rincian Gelombang Keempat
Gelombang keempat ini terdiri dari 250 jamaah pria dan wanita yang berasal dari 21 negara, di antaranya Pakistan, Bangladesh, India, Sri Lanka, Nepal, Maladewa, Kazakhstan, Kirgizstan, Uzbekistan, Tajikistan, Turkmenistan, Azerbaijan, Turki, Georgia, Rusia, Bhutan, Australia, Selandia Baru, Vanuatu, Kepulauan Solomon, dan Fiji.
Dengan kedatangan gelombang keempat dan terakhir ini, jumlah total tamu yang diundang dalam Program Umrah dan Ziarah Raja Salman tahun ini mencapai 1.000 jamaah pria dan wanita dari 65 negara di seluruh dunia, yang diundang atas persetujuan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dan seluruh biaya ditanggung oleh beliau.
Pemantauan dan Pengawasan Berkelanjutan
Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan melaksanakan program ini di bawah pengawasan dan pemantauan langsung Menteri Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan sekaligus pengawas utama program, Syekh Dr. Abdul Latif bin Abdulaziz Al Sheikh, yang terus memantau layanan kepada para tamu sejak kedatangan mereka di Arab Saudi hingga kepulangan, sesuai arahan pimpinan untuk memberikan perhatian dan pelayanan terbaik bagi tamu Allah.
