Lompat ke konten
Senin, 14 September 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Pakar: Tuntutan yang Hambat Pemanfaatan Uranium Saudi Tidak Masuk Akal

Pakar minyak dan energi Dr. Mohammed Al-Sabban menilai tuntutan yang menghalangi Arab Saudi memanfaatkan sumber daya uranium tidak masuk akal.

AJEL Indonesia50 mnt lalu · 1 mnt baca
Pakar energi Arab Saudi membahas isu uranium

Poin Utama

AI

Pakar minyak dan energi Dr. Mohammed Al-Sabban menyatakan bahwa tuntutan yang menghalangi Arab Saudi memanfaatkan sumber daya uranium dan mengembangkan kemampuannya di bidang ini tidak masuk akal.

Dalam wawancara dengan saluran Al-Ikhbariya, Al-Sabban menambahkan bahwa pernyataan Menteri Energi Pangeran Abdulaziz bin Salman dalam konferensi Badan Energi Atom Internasional sangat komprehensif dan menjelaskan posisi Arab Saudi terhadap berbagai sumber energi, khususnya energi nuklir untuk tujuan damai.

Ia juga menyampaikan bahwa ketika Arab Saudi ingin bekerja sama dengan Amerika Serikat dalam penggunaan energi nuklir, muncul kesalahpahaman yang hampir menghambat kerja sama antara Riyadh dan Washington di bidang ini.

Lebih lanjut, pakar minyak dan energi itu menegaskan bahwa Arab Saudi membedakan antara tuntutan politis dan teknis, serta memiliki 5% cadangan uranium dunia. Ia menilai tidak masuk akal jika Saudi hanya mengekspor bahan mentah untuk diproses di luar negeri.

Komentar (0)