Ibu kembar siam asal Tanzania puji perawatan anaknya di Arab Saudi
Ibu dari kembar siam Tanzania, Loveness dan Lightness, mengungkapkan rasa syukur setelah kedua putrinya tiba di Arab Saudi dan segera mendapat perawatan medis.
Poin Utama
AIIbu dari kembar siam asal Tanzania, Loveness dan Lightness, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam setelah kedua putrinya tiba di Arab Saudi dan langsung menerima perawatan medis, menyusul masalah kesehatan yang mereka alami sejak lahir. Hal itu disampaikannya dalam wawancara dengan saluran televisi Al-Ikhbariya.
Terkait perawatan yang diberikan, Dr. Abdullah Al-Rabeeah, Kepala Pusat Bantuan dan Kemanusiaan Raja Salman sekaligus ketua tim medis dan bedah program kembar siam Arab Saudi, mengungkapkan rincian operasi pemisahan yang direncanakan. Ia menjelaskan, operasi akan dilakukan dalam 9 tahap dan diperkirakan berlangsung sekitar 15 jam, melibatkan 44 dokter spesialis, ahli, serta tenaga medis dan teknis, dengan peluang keberhasilan sekitar 70 persen.
Al-Rabeeah menambahkan, kedua anak tersebut tiba di Arab Saudi pada 27 Januari 2026 dan dirawat di Rumah Sakit Khusus Anak Raja Abdullah, di mana mereka menjalani serangkaian pemeriksaan medis mendalam. Setelah itu, dilakukan rapat medis khusus untuk menilai kondisi mereka dan menentukan rencana pemisahan yang tepat.
Kedua anak perempuan itu menempel di bagian panggul dan pinggul, memiliki empat tungkai bawah, serta berbagi bagian bawah usus, tulang belakang, ruas tulang pinggang, dan sumsum tulang belakang. Persiapan operasi termasuk prosedur perpanjangan kulit yang memakan waktu beberapa bulan untuk mempersiapkan mereka menjalani pemisahan.
Al-Rabeeah juga menyebutkan bahwa operasi ini akan menjadi yang keempat untuk pemisahan kembar siam asal Tanzania, dan merupakan operasi ke-75 dalam program kembar siam Arab Saudi, yang sejak 1990 telah memberikan perawatan kepada 160 pasang kembar dari 29 negara di lima benua.
