Kuwait Tegaskan Dukungan Penuh untuk Arab Saudi dan Dukung Segala Upaya Jaga Keamanan
Kuwait mengutuk keras serangan drone oleh milisi pro-Iran dari Irak yang menargetkan fasilitas minyak di wilayah timur dan Riyadh, Arab Saudi.
Poin Utama
AIKuwait mengutuk keras serangan yang berupaya menargetkan fasilitas minyak di wilayah timur dan Riyadh, Arab Saudi, menggunakan pesawat nirawak yang diluncurkan oleh milisi yang didukung Iran di Irak.
Kementerian Luar Negeri Kuwait dalam pernyataannya menyebut serangan tersebut sebagai pelanggaran nyata terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Arab Saudi, serta melanggar hukum internasional, Piagam PBB, dan Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 2817.
Kuwait kembali menegaskan solidaritas penuhnya kepada Arab Saudi dan mendukung segala langkah yang diambil untuk menjaga keamanan dan kedaulatannya, sambil menekankan bahwa keamanan Arab Saudi adalah bagian tak terpisahkan dari keamanan Kuwait dan negara-negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk.
Juru bicara resmi Kementerian Pertahanan, Mayor Jenderal Turki al-Maliki, sebelumnya menegaskan bahwa pertahanan udara telah mencegat dan menghancurkan sejumlah drone dalam beberapa jam terakhir yang berupaya menyerang fasilitas minyak di wilayah timur dan Riyadh.
Mayor Jenderal al-Maliki menjelaskan bahwa upaya teror tersebut berasal dari wilayah Irak dan dilakukan oleh milisi teroris yang didukung Iran, serta menegaskan hak Arab Saudi untuk membela diri dan kepentingannya, termasuk hak untuk membalas pada waktu dan tempat yang dianggap tepat.
Kementerian Luar Negeri Arab Saudi juga menyampaikan kecaman keras atas serangan drone yang diluncurkan milisi pro-Iran dari Irak, menegaskan tekad Arab Saudi menjaga keamanan dan kedaulatannya serta mencegah serangan, dan menekankan haknya untuk membalas terhadap sumber serangan. Kementerian juga kembali menegaskan pentingnya pemerintah Irak mengambil langkah-langkah tegas untuk mencegah wilayahnya digunakan sebagai basis serangan.
