Final King Abdulaziz International Quran Competition Berlanjut
Dewan juri putra dan putri melanjutkan babak final Musabaqah Internasional Al-Qur’an King Abdulaziz ke-46 di Arab Saudi.
Poin Utama
AIDewan juri putra dan putri melanjutkan babak final Musabaqah Internasional Al-Qur’an King Abdulaziz ke-46, yang diselenggarakan oleh Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan, dengan mendengarkan bacaan dari 42 peserta, terdiri dari 26 putra dan 16 putri, yang mewakili 40 negara dari berbagai belahan dunia. Kompetisi hari keempat ini digelar dalam dua sesi, pagi dan malam.
Sejak dimulainya babak final, total 148 peserta dari 101 negara telah diuji oleh dewan juri. Kompetisi ini diikuti secara luas oleh peserta internasional dengan ragam cabang lomba serta tingkat hafalan, bacaan, dan qira’at yang beragam.
Dewan juri terdiri dari para pakar internasional di bidang ilmu Al-Qur’an, qira’at, dan tajwid. Bacaan para peserta dinilai secara ketat berdasarkan kriteria hafalan, bacaan, tajwid, dan kualitas penampilan, dengan memanfaatkan sistem penjurian elektronik yang dikembangkan oleh kementerian. Sistem ini meningkatkan akurasi penilaian, menjamin keadilan dan transparansi, serta mempercepat proses pengumuman hasil.
Sebagai informasi, edisi tahun ini diikuti 334 peserta dari 133 negara yang bersaing dalam lima cabang: hafalan Al-Qur’an 30 juz dengan tujuh qira’at mutawatir menurut metode Syathibiyyah, baik secara riwayat maupun pengetahuan, dengan penampilan dan tajwid terbaik; hafalan Al-Qur’an 30 juz dengan penampilan, tajwid, dan tafsir mufradat Al-Qur’an; hafalan Al-Qur’an 30 juz dengan penampilan dan tajwid terbaik; hafalan 15 juz berturut-turut dengan penampilan dan tajwid terbaik; serta hafalan 5 juz berturut-turut dengan penampilan dan tajwid terbaik.
