Lompat ke konten
Kamis, 15 Oktober 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Tim Dokter Arab Saudi Berhasil Pisahkan Bayi Kembar Siam Fiji Setelah Operasi 12 Jam

Tim medis Arab Saudi berhasil memisahkan bayi kembar siam asal Fiji, Jusbili dan Disisia, melalui operasi selama lebih dari 12 jam.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 1 mnt baca
Tim medis Saudi operasi kembar siam Fiji

Poin Utama

AI

Tim medis dan bedah dari Program Saudi untuk Kembar Siam mencatat pencapaian medis baru dengan keberhasilan operasi pemisahan kembar siam asal Fiji, Jusbili dan Disisia. Operasi ini berlangsung selama 12 jam 45 menit di Rumah Sakit Khusus Anak King Abdullah di Kompleks Medis King Abdulaziz, Riyadh.

Dr. Abdullah bin Abdulaziz Al-Rabeeah, penasihat di Dewan Kerajaan, Kepala Pusat Bantuan dan Kemanusiaan King Salman, sekaligus ketua tim medis dan bedah, menjelaskan bahwa operasi dilakukan dalam sembilan tahap dan melibatkan 34 konsultan, spesialis, serta tenaga medis dan keperawatan dari berbagai bidang.

Rincian Operasi

Dr. Al-Rabeeah menyampaikan bahwa kedua bayi kembar tersebut menempel di bagian perut dan panggul, serta berbagi hati, usus, kolon, anus, sistem kemih, sistem reproduksi, dan tulang panggul. Kondisi ini memerlukan persiapan yang sangat cermat dan tim multidisiplin.

Ia menambahkan, operasi ini merupakan yang pertama untuk kembar siam dari Republik Demokratik Fiji, dan menjadi operasi ke-74 dalam rangkaian Program Saudi untuk Kembar Siam yang telah berjalan lebih dari 35 tahun, mencakup 28 negara di lima benua, dengan total 159 kasus kembar siam yang telah dipelajari dari seluruh dunia.

Apresiasi atas Dukungan dan Upaya

Dr. Al-Rabeeah menegaskan bahwa kepemimpinan Arab Saudi berperan besar dalam keberhasilan ini, dan atas nama tim, ia menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Raja Salman bin Abdulaziz dan Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman atas dukungan besar mereka terhadap program ini.

Sementara itu, keluarga kembar siam asal Fiji menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada pimpinan Arab Saudi dan tim medis atas perawatan medis yang canggih serta upaya mereka yang memastikan keberhasilan operasi dan keselamatan kedua bayi.

Komentar (0)