Lompat ke konten
Rabu, 2 September 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Hajathon 4 Dorong Inovasi Layanan Haji dan Umrah di Mekkah

Hajathon 4 memasuki tahap akhir dalam Simposium Ilmiah ke-26 Riset Haji dan Umrah, mendorong inovasi dan peningkatan layanan bagi jemaah.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 1 mnt baca
Peserta Hajathon 4 di Mekkah

Poin Utama

AI

Hajathon 4 yang diselenggarakan Universitas Umm Al-Qura resmi dimulai dalam rangkaian Simposium Ilmiah ke-26 Riset Haji, Umrah, dan Ziarah di Mekkah, dengan tujuan mendorong para inovator dan pemilik ide kreatif untuk mengembangkan sistem layanan haji, umrah, dan ziarah.

Hajathon 4 edisi keempat ini menjadi salah satu agenda pendamping simposium yang mengusung tema "Keunggulan dan Integrasi dalam Sistem Layanan Haji dan Umrah", dengan menyasar mahasiswa, pemikir, peneliti, serta pelaku usaha untuk menghadirkan solusi ilmiah inovatif yang sejalan dengan perkembangan sektor ini.

Hajathon 4 kini telah memasuki tahap ketiga, di mana para peserta terpilih tengah bersiap mempresentasikan proyek inovatif mereka di hadapan dewan juri dan para ahli pada babak final, guna menilai ide dan solusi serta kontribusinya dalam pengembangan layanan bagi jemaah.

Penguatan Sinergi Riset dan Inovasi

Hajathon 4 bertujuan memperkuat sinergi antara lembaga akademik, riset, dan pelaksana, serta memanfaatkan potensi riset, pemikiran, dan kewirausahaan untuk menghasilkan solusi yang dapat dikembangkan, mendukung peran riset dan inovasi dalam mengatasi tantangan sistem haji dan umrah.

Kompetisi ini menjadi salah satu jalur aplikasi dalam simposium, dengan menghubungkan pengetahuan dan riset ilmiah dengan inovasi, serta memberi kesempatan kepada peserta untuk mengubah ide mereka menjadi proyek yang bertujuan meningkatkan pengalaman jemaah dan mutu layanan.

Penyelenggaraan Hajathon 4 merupakan bagian dari upaya Universitas Umm Al-Qura melalui Institut Penelitian Haji dan Umrah Khadimul Haramain, guna mendukung riset ilmiah dan inovasi serta memanfaatkan hasilnya untuk pengembangan sistem haji dan umrah, sekaligus memperkuat integrasi antara pengetahuan akademik dan kebutuhan lapangan di sektor ini.

Komentar (0)