Izin Lingkungan di Arab Saudi Naik 42% pada Kuartal Ketiga 2026
Pusat Nasional Pengawasan Kepatuhan Lingkungan Arab Saudi melaporkan lonjakan 42% penerbitan izin lingkungan untuk fasilitas berdampak lingkungan pada kuartal ketiga 2026.
Poin Utama
AIPusat Nasional Pengawasan Kepatuhan Lingkungan mengumumkan bahwa jumlah izin lingkungan yang diterbitkan selama kuartal ketiga 2026 meningkat 42% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dengan total izin untuk fasilitas berdampak lingkungan melebihi 6.600 izin.
Kepala Departemen Perizinan dan Lisensi Lingkungan, Abdullah Kaabi, menjelaskan bahwa kenaikan ini didorong oleh bertambahnya izin yang diberikan kepada pabrik-pabrik produksi. Ia menyebutkan sekitar 2.000 pabrik berlisensi dari Kementerian Perindustrian dan Sumber Daya Mineral telah memperoleh izin lingkungan sepanjang tahun ini.
Kaabi juga menambahkan bahwa lebih dari 75 izin lingkungan telah diterbitkan untuk perusahaan yang mendapat lisensi dari Otoritas Umum Pelabuhan guna menyediakan layanan logistik di delapan pelabuhan yang dikelola otoritas tersebut. Selain itu, aktivitas dari sektor ekonomi lainnya turut berkontribusi sehingga total izin lingkungan yang diterbitkan tahun ini mencapai lebih dari 17.000 izin.
Riyadh Pimpin Penerbitan Izin Lingkungan di Seluruh Arab Saudi
Kaabi menuturkan bahwa wilayah Riyadh menempati posisi teratas dalam jumlah izin dengan lebih dari 2.600 izin, diikuti oleh wilayah Timur dengan lebih dari 1.600 izin, dan wilayah Mekkah dengan lebih dari 1.200 izin. Sisanya tersebar di berbagai wilayah lain di Arab Saudi.
Pusat Nasional Pengawasan Kepatuhan Lingkungan mengimbau seluruh fasilitas dari berbagai sektor untuk segera mengurus izin lingkungan dan memenuhi persyaratan sebelum memulai aktivitas, serta menegaskan pentingnya mematuhi standar dan ketentuan lingkungan yang berlaku demi mengurangi dampak lingkungan dan mendorong keberlanjutan.
