Menlu Turki: Akan Dibentuk Komite Menteri dalam Kerangka Perjanjian Mekkah seperti NATO
Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan menyatakan akan dibentuk komite menteri dalam kerangka Perjanjian Mekkah, serupa dengan mekanisme NATO.
Poin Utama
AIMenteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan mengatakan Perjanjian Mekkah tidak menargetkan pihak mana pun selama tidak menyerang negara anggota, seraya menambahkan bahwa akan dibentuk komite menteri dalam kerangka perjanjian tersebut, mirip dengan NATO.
Fidan menambahkan, sebagaimana dikutip Al Arabiya, bahwa komite menteri akan dibentuk sebagai bagian dari perjanjian dengan Arab Saudi dan Pakistan, dan menegaskan pentingnya partisipasi Turki dalam aliansi pertahanan maritim yang dipimpin Arab Saudi.
Fidan juga menegaskan bahwa perjanjian antara Arab Saudi, Turki, dan Pakistan setara dengan Pasal 5 Piagam NATO.
Sebelumnya, Arab Saudi, Turki, dan Pakistan mengumumkan dalam pernyataan bersama pada Jumat, penandatanganan perjanjian pertahanan bersama untuk memperkuat kemampuan penangkalan kolektif jika salah satu negara tersebut diserang.
Pernyataan itu menambahkan bahwa "KTT Mekkah untuk Pertahanan Bersama telah digelar, di mana hubungan istimewa antara Arab Saudi, Turki, dan Pakistan dibahas, serta sejumlah isu yang menjadi perhatian bersama."
Menurut pernyataan tersebut, "perjanjian ini bertujuan memperkuat penangkalan kolektif terhadap setiap tindakan agresi, dan menetapkan bahwa setiap serangan bersenjata terhadap salah satu dari ketiga negara dianggap sebagai serangan terhadap semuanya." Perjanjian ini juga mencakup penguatan seluruh aspek kerja sama pertahanan di antara ketiga negara.
