Lompat ke konten
Senin, 27 Juli 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Yordania Kecam Upaya Serangan terhadap Fasilitas Minyak di Arab Saudi

Yordania mengecam upaya serangan drone terhadap fasilitas minyak di wilayah Timur dan Riyadh, menegaskan dukungan penuh bagi Arab Saudi.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 1 mnt baca
Gedung Kementerian Luar Negeri Yordania

Poin Utama

AI

Yordania mengecam serangan yang berupaya menargetkan fasilitas minyak di wilayah Timur dan Riyadh.

Menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Yordania, upaya penyerangan terhadap fasilitas minyak di wilayah Timur dan Riyadh melalui drone yang datang dari wilayah Irak merupakan pelanggaran nyata terhadap kedaulatan Arab Saudi, ancaman bagi keamanan dan stabilitasnya, serta pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan Piagam PBB.

Kementerian Luar Negeri Yordania menegaskan solidaritas penuh Yordania dengan Arab Saudi, serta dukungan total terhadap setiap langkah yang diambil Saudi untuk melindungi kedaulatan, keamanan, sumber daya, serta keselamatan warga negara dan penduduknya.

Juru bicara resmi Kementerian Pertahanan, Mayor Jenderal Turki al-Maliki, menyatakan bahwa pertahanan udara telah mencegat dan menghancurkan sejumlah drone dalam beberapa jam terakhir yang berupaya menargetkan fasilitas minyak di wilayah Timur dan Riyadh.

Mayor Jenderal al-Maliki menjelaskan bahwa upaya teror tersebut diluncurkan dari wilayah Irak dan dilakukan oleh milisi yang berafiliasi dengan Iran, menegaskan hak Saudi untuk membela diri dan sumber dayanya, serta mempertahankan hak untuk membalas pada waktu dan tempat yang tepat.

Kementerian Luar Negeri juga menyampaikan kecaman keras atas serangan drone yang diluncurkan oleh milisi pro-Iran di Irak, dan menegaskan tekad Saudi untuk menjaga keamanan, kedaulatan, serta mencegah para penyerang, sambil menegaskan haknya untuk membalas terhadap sumber serangan.

Kementerian Luar Negeri kembali menegaskan pentingnya pemerintah Irak mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memastikan wilayahnya tidak digunakan sebagai basis serangan.

Komentar (0)