Lompat ke konten
Minggu, 11 Oktober 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Pejabat Ungkap Rincian Pengembangan Pasar Mingguan Abu Arish dan Jadwal Pembukaannya

Kabupaten Abu Arish tengah bersiap memasuki tahap baru pengembangan pasar mingguannya dengan membuka pasar sementara, sambil membangun lokasi permanen senilai 15 juta riyal Saudi.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 4 mnt baca
Pasar mingguan Abu Arish dalam tahap pengembangan

Poin Utama

AI

Kabupaten Abu Arish tengah bersiap memasuki tahap baru pengembangan pasar mingguannya dengan membuka pasar sementara, bersamaan dengan pembangunan lokasi permanen proyek tersebut, dengan estimasi biaya mencapai 15 juta riyal Saudi. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya minat masyarakat terhadap pasar, memperbaiki pengelolaan, serta meningkatkan pengalaman pedagang dan pembeli, sekaligus menjaga nilai sejarah dan sosial pasar di ingatan warga setempat.

Proyek ini merupakan respons atas kebutuhan akan lokasi yang lebih luas dan memadai, seiring meningkatnya jumlah pengunjung pasar mingguan dan keterbatasan lokasi lama dalam menampung pembeli serta aktivitas pendukung, demi menciptakan lingkungan yang lebih layak bagi kegiatan perdagangan tradisional.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Abu Arish, Abdullah Awaf, dalam pernyataan khusus kepada «Ajel», menegaskan bahwa pengembangan pasar ini merupakan respons atas tingginya minat masyarakat, serta kebutuhan akan lokasi yang mampu menampung aktivitas perdagangan, memenuhi tuntutan pengelolaan dan perluasan, tanpa mengabaikan nilai sejarah pasar tersebut.

Ia menambahkan, "Pengembangan pasar mingguan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan fasilitas perdagangan tradisional, serta memenuhi kebutuhan pedagang dan pembeli dengan menyediakan ruang yang memadai untuk mengatur aktivitas dan memudahkan akses ke pasar, sambil tetap menjaga nilai sejarah dan sosialnya bagi warga Abu Arish."

Awaf juga menjelaskan bahwa pembukaan pasar sementara merupakan tahap transisi seiring pembangunan lokasi permanen di sebelahnya, sehingga aktivitas pasar tetap berjalan hingga proyek utama selesai.

Lokasi Baru untuk Menyambut Meningkatnya Pengunjung

Abdullah Awaf menjelaskan bahwa lokasi baru pasar dipilih di kawasan sabuk timur, di Jalan Raja Abdullah, bersebelahan dengan jalur pejalan kaki timur, karena menawarkan kemudahan akses, ketersediaan lahan parkir, serta kelancaran arus masuk dan keluar pasar.

Lokasi ini memudahkan akses baik dari dalam kabupaten maupun desa-desa sekitar, sehingga dapat melayani lebih banyak pembeli dan pedagang, serta memperluas manfaat pasar, dengan memperhatikan kebutuhan lalu lintas dan pengelolaan di kawasan sekitarnya.

Pemindahan pasar ini bertujuan menyediakan ruang yang lebih sesuai dengan karakter aktivitas yang ada, sejalan dengan meningkatnya jumlah pengunjung, dan memastikan pasar tetap menjadi tujuan utama belanja tradisional serta pusat pertukaran ekonomi dan sosial.

15 Ribu Meter Persegi untuk Produk Tradisional

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Abu Arish mengungkapkan, luas proyek pasar baru mencapai sekitar 15 ribu meter persegi. Proyek ini dirancang untuk menjadi pasar mingguan yang menjual produk-produk tradisional, seperti pakaian, kerajinan keramik, dan hasil kerajinan tangan, serta berbagai aktivitas pendukung lainnya.

Pasar ini diharapkan menyediakan ruang yang lebih luas bagi pedagang dan pengrajin untuk memamerkan produk mereka, serta menawarkan beragam pilihan bagi pembeli, mulai dari produk tradisional hingga kerajinan lokal, sehingga memperkuat eksistensi kerajinan tangan dan aktivitas perdagangan yang terkait dengan warisan budaya setempat.

Keberagaman aktivitas juga menjadi salah satu aspek penting dalam proyek ini, karena dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, menarik lebih banyak pembeli dari kabupaten dan desa sekitar, serta memperkuat posisi pasar dalam perekonomian dan kehidupan sosial Abu Arish.

Pembukaan Pasar Sementara pada 13 Oktober 2026

Abdullah Awaf menyebutkan bahwa pasar sementara dijadwalkan dibuka pada Selasa, 2 Jumadil Awal 1448 H, bertepatan dengan 13 Oktober 2026, dengan estimasi biaya sekitar 200 ribu riyal Saudi, bersamaan dengan berlanjutnya pembangunan lokasi permanen di sebelahnya.

Pembukaan pasar sementara ini bertujuan memastikan aktivitas pasar mingguan tetap berjalan selama masa pembangunan, sehingga para pedagang tetap dapat berjualan dan pembeli tetap bisa menikmati layanan pasar selama masa transisi.

Langkah ini menjadi tahap awal sebelum berpindah ke lokasi permanen yang dirancang untuk menyediakan ruang dan fasilitas yang lebih sesuai dengan karakter pasar dan aktivitas yang ada.

15 Juta Riyal untuk Pengembangan Lokasi Permanen

Abdullah Awaf menjelaskan bahwa estimasi biaya pembangunan pasar permanen mencapai sekitar 15 juta riyal Saudi, sementara pasar sementara menelan biaya sekitar 200 ribu riyal Saudi.

Pengembangan lokasi permanen ini bertujuan memenuhi kebutuhan pasar saat ini dan masa depan, dengan menyediakan ruang yang memadai, pengelolaan aktivitas perdagangan yang lebih baik, serta kemudahan akses dan belanja yang sesuai dengan karakter pasar dan tingginya minat masyarakat.

Jika proyek ini rampung, pasar mingguan Abu Arish akan memasuki babak baru dengan lingkungan yang lebih baik bagi pedagang dan pengunjung, serta pengelolaan aktivitas tradisional dan perdagangan yang lebih tertata, sesuai harapan masyarakat setempat.

Pasar dengan Sejarah Panjang dan Harapan Masa Depan

Pasar mingguan di Abu Arish tidak hanya berfungsi sebagai tempat jual beli, tetapi juga menjadi ruang sosial dan ekonomi yang lekat dengan ingatan warga, berperan dalam distribusi produk tradisional dan kerajinan tangan, serta menjaga keberadaan pasar tradisional dalam kehidupan sehari-hari.

Karena itu, proyek pengembangan ini menggabungkan upaya pelestarian identitas pasar tradisional dengan kebutuhan pengelolaan dan perluasan, demi menjaga peran pasar dan memberikan layanan yang lebih baik bagi pedagang dan pembeli.

Dengan pembukaan pasar sementara yang semakin dekat dan pembangunan lokasi permanen yang terus berjalan, diharapkan proyek ini dapat menggerakkan perekonomian, meningkatkan pengalaman berbelanja, dan memperkuat posisi pasar sebagai salah satu destinasi utama di Kabupaten Abu Arish.

Di antara warisan masa lalu dan harapan pengembangan, Abu Arish bersiap memasuki babak baru dalam pengelolaan pasar mingguannya, melalui proyek yang berupaya menjaga nilai sejarah sekaligus menyediakan ruang lebih luas untuk keberlanjutan pasar di tengah kehidupan warga dan pengunjung kabupaten.

Komentar (0)