Lompat ke konten
Sabtu, 25 Juli 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Arab Saudi Masuk 5 Besar G20 untuk Kecepatan Internet Seluler

Laporan 'Internet Saudi 2025' menyebut kecepatan unduh internet seluler Arab Saudi naik menjadi 216 Mbps, menempatkan negara itu di lima besar G20.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 2 mnt baca
Ilustrasi jaringan internet seluler Arab Saudi

Poin Utama

AI

Laporan 'Internet Saudi 2025' edisi kelima yang dirilis Otoritas Komunikasi, Antariksa, dan Teknologi mengungkapkan kecepatan unduh internet seluler di Arab Saudi naik menjadi 216 megabit per detik, dibandingkan 203 megabit per detik pada tahun sebelumnya. Dengan capaian ini, Arab Saudi masuk dalam lima besar negara G20 untuk indikator tersebut.

Menurut laporan tersebut, rata-rata konsumsi data internet seluler per individu mencapai 53 gigabita per bulan, sekitar tiga kali lipat rata-rata global. Angka ini menunjukkan pertumbuhan penggunaan layanan dan aplikasi digital yang terus meningkat. Kecepatan unduh rata-rata pada jaringan 5G tercatat 320 megabit per detik, sementara waktu respons internet seluler rata-rata 24 milidetik.

Untuk sektor internet tetap, kecepatan unduh rata-rata naik menjadi 151 megabit per detik dari 120,4 megabit per detik pada tahun sebelumnya. Kecepatan unggah rata-rata mencapai 73 megabit per detik, dan waktu respons rata-rata 8 milidetik, berdasarkan analisis data dari Ookla.

Laporan itu juga menyebutkan total lalu lintas data internet di Arab Saudi mencapai 69 juta terabita, dengan 56% merupakan lalu lintas data lokal dan 44% internasional. Jaringan internet seluler dan tetap masing-masing menyumbang 50% dari total lalu lintas data. Wilayah Riyadh mencatat volume lalu lintas data terbesar dengan 30,6%, diikuti Mekkah 20,5%, dan Provinsi Timur 16,8%.

Laporan juga menyoroti bahwa adopsi protokol internet versi keenam (IPv6) di kalangan pengguna mencapai 67%. Jumlah jaringan internet Saudi (ASN) kini sekitar 200, mencerminkan kemajuan infrastruktur digital dan kemampuannya mengikuti pertumbuhan layanan digital yang pesat.

Pencapaian ini berbarengan dengan posisi Arab Saudi yang menempati peringkat pertama dunia dalam Indeks Pengembangan Komunikasi dan Teknologi 2026 versi International Telecommunication Union, mengungguli 159 ekonomi global. Hal ini menunjukkan efisiensi infrastruktur digital Saudi dan kesiapan mendukung transformasi digital serta pertumbuhan berkelanjutan.

Komentar (0)