Pakar: Kecerdasan buatan perlu dimanfaatkan siswa sebagai alat bantu berpikir
Dr. Abdul Majid Al-Oumi menegaskan kecerdasan buatan memperluas cakrawala pembelajaran dan sebaiknya digunakan siswa sebagai alat bantu berpikir, bukan pengganti.
Poin Utama
AIPenasihat mutu dan keunggulan institusi, Dr. Abdul Majid Al-Oumi, menyatakan bahwa kecerdasan buatan memperluas cakrawala pembelajaran dan siswa sebaiknya memanfaatkannya sebagai alat bantu berpikir, bukan sebagai pengganti.
Dalam wawancara dengan saluran Al-Ikhbariya, ia menambahkan bahwa kecerdasan buatan menawarkan banyak potensi yang dibutuhkan dalam proses pendidikan, asalkan dimanfaatkan dengan benar untuk mengubah pengetahuan menjadi kemampuan dan pemahaman perilaku.
Al-Oumi juga menekankan bahwa kecerdasan buatan harus mendukung proses membangun kemampuan melalui pemahamannya terhadap manusia, serta menjelaskan bagaimana ia sampai pada suatu jawaban.
Tampilkan unggahan di platform X
