Lompat ke konten
Kamis, 30 Juli 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Kementerian Pertahanan Arab Saudi Gelar Pertemuan Pembentukan Aliansi Maritim Internasional di Riyadh

Kementerian Pertahanan Arab Saudi menggelar pertemuan kepala staf dan perwakilan 43 negara di Riyadh untuk membahas pembentukan aliansi maritim multinasional.

AJEL Indonesia41 mnt lalu · 1 mnt baca
Pertemuan internasional di Kementerian Pertahanan Arab Saudi

Poin Utama

AI

Kementerian Pertahanan Arab Saudi mengumumkan pada Kamis, 30 Juli 2026, telah menjadi tuan rumah pertemuan di Riyadh yang dihadiri kepala staf dan perwakilan negara-negara sahabat, serta delegasi Uni Eropa di Kerajaan, guna membahas inisiatif Arab Saudi untuk membentuk aliansi maritim pertahanan multinasional.

Kementerian menjelaskan bahwa pertemuan ini bertujuan memperkuat keamanan laut, melindungi jalur pelayaran internasional, serta menghadapi ancaman terhadap navigasi dan perdagangan global.

Pertemuan ini diikuti oleh kepala staf dan perwakilan dari 43 negara, serta delegasi Uni Eropa, dari total 51 negara dan organisasi yang diundang. Para peserta menegaskan pentingnya menyatukan upaya internasional dalam menghadapi ancaman maritim yang ada.

Rincian Pembahasan Aliansi Maritim

Para peserta membahas rancangan piagam aliansi, struktur organisasi, pengaturan komando dan pengendalian, serta mekanisme kerja ke depan. Disepakati bahwa Arab Saudi akan menjadi negara pendiri sekaligus pemimpin aliansi, serta menjadi tuan rumah markas besarnya.

Arab Saudi menegaskan bahwa aliansi ini merupakan inisiatif pertahanan internasional yang terbuka bagi semua negara yang ingin bergabung, guna memperkuat keamanan maritim bersama dan menjaga kebebasan pelayaran serta perdagangan dunia.

Pernyataan Dukungan Bersama dan Tahapan Pembentukan Aliansi

Dalam kesempatan yang sama, 14 negara mengeluarkan pernyataan bersama mendukung proyek ini, yaitu: Arab Saudi, Kuwait, Bahrain, Qatar, Pakistan, Turki, Mesir, Yordania, Yaman, Bangladesh, Nigeria, Sudan, Djibouti, dan Somalia.

Pertemuan ditutup dengan penegasan untuk menuntaskan langkah-langkah pembentukan aliansi, guna memperkuat kemampuan kolektif dalam melindungi jalur pelayaran internasional serta mendukung keamanan dan stabilitas kawasan maupun dunia.

Komentar (0)