Lompat ke konten
Kamis, 15 Oktober 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Universitas Pangeran Mohammed bin Fahd Ikut Forum Strategis Pemuda di Doha

Universitas Pangeran Mohammed bin Fahd menjadi mitra utama dalam Forum Strategis Pemuda Global di Doha, diikuti delegasi dari 19 negara.

AJEL Indonesia50 mnt lalu · 2 mnt baca
Forum strategis pemuda di Doha diikuti 19 negara

Poin Utama

AI

Universitas Pangeran Mohammed bin Fahd berpartisipasi sebagai mitra utama dalam "Forum Strategis Pemuda Global dan Pembelajaran Sepanjang Hayat" yang digelar di Doha pada 12-14 Oktober. Acara ini diselenggarakan oleh Kementerian Olahraga dan Pemuda Qatar, bekerja sama dengan universitas tersebut dan Organisasi Dunia Islam untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan (ICESCO).

Forum ini dihadiri delegasi dari 19 negara anggota organisasi, lebih dari 30 pemuda dan pemudi, serta sejumlah pakar internasional dan pengambil kebijakan. Program forum meliputi sesi diskusi, meja bundar, dan laboratorium praktik yang membahas peran lembaga kepemudaan dalam merumuskan kebijakan masa depan, masa depan pendidikan dan pembelajaran sepanjang hayat, keterampilan dan pekerjaan baru, serta dampak kecerdasan buatan dan teknologi modern terhadap kehidupan pemuda dan masa depan masyarakat.

Lokakarya dan Inisiatif Strategis

Rangkaian forum mencakup tiga lokakarya khusus yang membahas pemantauan perubahan dan pendorong transformasi, pembangunan skenario masa depan, serta mengubah visi strategis menjadi inisiatif dan rekomendasi praktis. Lokakarya ini diikuti pemuda berusia 18 hingga 30 tahun yang menyiapkan usulan strategis dan dipresentasikan pada hari terakhir forum.

Penguatan Kemitraan dan Pemberdayaan Pemuda

Rektor Universitas Pangeran Mohammed bin Fahd, Dr. Issa Al-Ansari, menegaskan tantangan utama lembaga pendidikan adalah membangun generasi yang mampu memandang masa depan, beradaptasi dengan perubahan pesat, dan berperan aktif dalam pembentukannya. Ia menambahkan, perubahan global yang dipimpin teknologi kecerdasan buatan dan perkembangan digital menuntut universitas untuk meninjau ulang filosofi dan tujuan pendidikan, dengan fokus pada pembangunan kapasitas, bukan sekadar transfer pengetahuan.

Keikutsertaan universitas dalam forum ini mencerminkan komitmennya memperluas kemitraan strategis di bidang studi masa depan dan pengembangan sumber daya manusia, serta memperkuat peran dalam membekali pemuda dengan keterampilan berpikir strategis dan inovasi, agar mampu menghadapi tantangan global dan membangun masa depan yang lebih berkelanjutan.

Komentar (0)