Penulis politik: Serangan ke dua Tanah Suci bertentangan dengan slogan Houthi soal perlawanan
Dr. Khalil Al-Khalil menilai serangan Houthi ke Mekkah dan Madinah bertentangan dengan klaim perlawanan mereka, serta menuai solidaritas luas dunia Islam untuk Arab Saudi.
Poin Utama
AIReaksi kecaman terus bermunculan atas upaya penyerangan ke Mekkah, dengan penegasan penolakan terhadap segala ancaman terhadap tempat suci Islam dan dukungan kepada Arab Saudi dalam menghadapi aksi semacam ini.
Penulis politik Dr. Khalil Al-Khalil menyatakan bahwa slogan-slogan yang diusung kelompok Houthi soal "perlawanan" justru bertolak belakang dengan tindakan mereka terhadap umat Islam dan tempat suci, seraya menegaskan bahwa sikap dunia Islam secara luas menolak penyerangan terhadap tempat suci dan menunjukkan solidaritas dengan Kerajaan.
Tampilkan unggahan di platform X
Al-Khalil menambahkan dalam wawancara di kanal Al-Ikhbariya, bahwa Houthi "semakin jauh dalam kesesatan, penghinaan, kerusakan, dan meremehkan perasaan umat Islam", serta menganggap serangan ke dua Tanah Suci di Mekkah dan Madinah sebagai bukti tidak adanya penghormatan mereka terhadap kesucian tempat suci dan perasaan umat Islam.
Penulis politik tersebut juga mengaitkan peristiwa ini dengan sejarah panjang penyerangan terhadap tempat suci Islam, mengingatkan pada peristiwa Qaramithah pada abad ke-4 Hijriah, ketika Mekkah mengalami serangan terhadap Masjidil Haram dan para jamaah haji.
