Lompat ke konten
Sabtu, 25 Juli 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Akademisi: Kecerdasan Buatan Harus Jadi Alat Bantu, Bukan Pengganti Pikiran Manusia

Dekan Pendidikan Elektronik Universitas Imam Abdulrahman bin Faisal menegaskan kecerdasan buatan sebaiknya menjadi alat bantu, bukan pengganti pikiran manusia.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 1 mnt baca
Dekan universitas bicara kecerdasan buatan di TV

Poin Utama

AI

Dekan Pendidikan Elektronik Universitas Imam Abdulrahman bin Faisal, Dr. Albandari Alsumait, menyatakan bahwa alat kecerdasan buatan seharusnya menjadi pendukung, bukan pengganti pikiran manusia.

Dalam wawancara dengan saluran Al Ekhbariya, ia menambahkan bahwa penggunaan kecerdasan buatan harus dilakukan secara tepat dan bertanggung jawab di berbagai bidang pekerjaan.

Alsumait juga menyoroti bahwa kecerdasan buatan dapat memberikan umpan balik kepada mahasiswa sesuai tingkat pendidikannya, serta dapat dimanfaatkan dalam penelitian ilmiah untuk meninjau literatur, memeriksa hasil, dan menganalisis data guna menjaga integritas akademik.

Komentar (0)