Lompat ke konten
Kamis, 13 Agustus 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Menteri Urusan Islam luncurkan platform digital untuk layanan lebih dari 85 ribu masjid

Menteri Urusan Islam meluncurkan platform digital terpadu untuk meningkatkan pengawasan dan otomatisasi layanan lebih dari 85 ribu masjid dan musala di Arab Saudi.

AJEL Indonesia40 mnt lalu · 2 mnt baca
Peluncuran platform digital layanan masjid di Arab Saudi

Poin Utama

AI

Menteri Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan, Sheikh Dr. Abdul Latif bin Abdulaziz Al Sheikh, hari ini di kantor kementerian di Riyadh, meluncurkan platform sistem elektronik urusan masjid dan aplikasi khusus bagi pegawai masjid, bekerja sama dengan perusahaan telekomunikasi Zain.

Sistem ini mencakup lebih dari 85.968 masjid, musala, dan tempat salat Id di seluruh wilayah Kerajaan, melayani 13 cabang dan 151 kota serta kabupaten, dan dimanfaatkan oleh sekitar 14.647 pengguna. Sistem ini bertujuan menyatukan data dan prosedur, meningkatkan kualitas informasi serta kecepatan akses, serta menyediakan indikator dan laporan yang mendukung pemantauan dan pengambilan keputusan.

Layanan menyeluruh dan siklus hidup masjid yang terintegrasi

Sistem elektronik ini mencakup seluruh siklus hidup masjid, mulai dari penentuan kebutuhan dan kontribusi donasi untuk pembangunan masjid, tahap pembangunan, pendaftaran, operasional, hingga pengawasan lapangan, pemeliharaan, manajemen aset, pelaporan, dan indikator kinerja.

Platform ini secara khusus menyoroti kunjungan pengawasan, di mana para pengawas dapat melakukan inspeksi lapangan melalui aplikasi, berdasarkan lokasi geografis masjid, dengan kemampuan mendokumentasikan hasil kunjungan dan catatan secara elektronik.

Terintegrasi dengan aplikasi "Masjid" dan pencatatan jutaan kunjungan pengawasan

Sistem ini terintegrasi dengan aplikasi "Masjid" untuk masyarakat, yang memungkinkan pencarian masjid, melihat peluang kontribusi dalam kebersihan, pemeliharaan, dan pembangunan, menentukan arah kiblat dan jadwal salat, serta mengajukan laporan dan penilaian secara digital.

Sejak peluncuran versi uji cobanya, sistem telah mencatat lebih dari 3.601.912 kunjungan pengawasan, termasuk 2.866.570 kunjungan oleh pengawas, 32.732 kunjungan tidak rutin, 88.164 kunjungan salat Jumat, 594.956 kunjungan oleh pengawas perempuan, 19.155 kunjungan ke musala Id, dan 335 kunjungan ke lahan kosong.

Meningkatkan transformasi digital dan kualitas layanan

Peluncuran sistem ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan dalam transformasi digital dan pengembangan sistem kerja di masjid, meningkatkan efisiensi pengawasan lapangan, serta menyatukan sumber data, sehingga dapat meningkatkan kualitas layanan bagi rumah ibadah dan jamaah, memperkuat kinerja institusi, dan mendukung pengambil keputusan.

Komentar (0)