Lebih dari 1,6 Juta Siswa Mulai Tahun Ajaran Baru di Riyadh
Lebih dari 1,6 juta siswa di Riyadh mulai masuk sekolah pada hari pertama tahun ajaran 1448-1449 Hijriah dengan persiapan menyeluruh.
Poin Utama
AIPada pagi hari ini, lebih dari 1,6 juta siswa dan siswi di sekolah-sekolah umum wilayah Riyadh mulai mengikuti kegiatan belajar mengajar, menandai dimulainya tahun ajaran baru 1448-1449 Hijriah. Kegiatan ini berlangsung dengan kesiapan penuh dari tenaga pendidik dan staf administrasi di 8.652 sekolah.
Sekolah-sekolah di wilayah tersebut mencatat kehadiran siswa yang tinggi sejak apel pagi pada pukul 06.15, diikuti pelajaran pertama pada pukul 06.30. Suasana belajar yang kondusif ini mencerminkan kesiapan Dinas Pendidikan Wilayah Riyadh untuk memulai tahun ajaran yang penuh semangat dan dedikasi.
Kepala Dinas Pendidikan Wilayah Riyadh, Dr. Naif bin Abed Al-Zara, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyelesaikan seluruh persiapan melalui tim pengawas dan lapangan untuk memastikan kepatuhan sekolah serta menyediakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung. Ia juga mengapresiasi peran 119.806 guru serta 29.716 staf administrasi dalam mendukung proses pendidikan.
Al-Zara menambahkan, keberhasilan awal tahun ajaran ini mencerminkan sinergi antara sekolah, kantor pendidikan, dan berbagai instansi terkait, sehingga tercipta lingkungan belajar yang mendorong pengembangan siswa.
Dalam konteks ini, tingginya kehadiran siswa juga merupakan bagian dari kampanye "Kembali ke Sekolah" dan "Menulis Cerita" yang diluncurkan Kementerian Pendidikan untuk memperkuat disiplin sekolah serta menanamkan nilai kerja keras dan ketekunan sejak hari pertama tahun ajaran baru.
