Lompat ke konten
Sabtu, 25 Juli 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Sultan Al-Aradah Apresiasi Dukungan Arab Saudi dan Koalisi untuk Yaman

Anggota Dewan Kepresidenan Yaman, Sultan Al-Aradah, menekankan pentingnya meningkatkan kesiapan tempur dan memperkuat kemampuan pertahanan seluruh unit militer dan keamanan.

AJEL Indonesia57 mnt lalu · 2 mnt baca
Sultan Al-Aradah bersama pejabat militer Yaman

Poin Utama

AI

Anggota Dewan Kepresidenan Yaman, Sultan Al-Aradah, menegaskan perlunya meningkatkan kesiapan tempur serta memperkuat kemampuan pertahanan dan operasional di seluruh unit militer dan keamanan guna meningkatkan kinerja dan menyesuaikan dengan tuntutan situasi saat ini.

Pernyataan tersebut disampaikan Al-Aradah saat bertemu dengan Menteri Pertahanan, Letnan Jenderal Taher Al-Aqili, dan Kepala Staf Umum sekaligus Komandan Operasi Gabungan, Letnan Jenderal Saghir bin Aziz, dengan dihadiri Komandan Koalisi Arab di Marib, Brigadir Jenderal Faris Al-Shammari, untuk membahas perkembangan situasi militer dan lapangan, tingkat kesiapan, serta pelaksanaan rencana operasional di berbagai front.

Dalam pertemuan itu, Al-Aradah menegaskan bahwa perjuangan nasional yang dijalani rakyat dan angkatan bersenjata Yaman selama bertahun-tahun merupakan pertempuran penting untuk mempertahankan republik serta melindungi prinsip dan capaian nasional.

Ia menjelaskan bahwa tanggung jawab nasional menuntut semua pihak untuk terus bekerja dengan tekad dan semangat dalam menghadapi tantangan, memperkuat disiplin dan komitmen terhadap tugas negara, serta mengembangkan kemampuan tempur dan operasional agar pelaksanaan tugas berjalan optimal dan harapan rakyat untuk memulihkan institusi negara, mengakhiri pemberontakan dan kudeta, serta menghentikan penderitaan kemanusiaan akibat milisi Houthi yang didukung rezim Iran dapat terwujud.

Al-Aradah juga meminta masyarakat di wilayah yang dikuasai milisi Houthi untuk menolak mengirim anak-anak mereka ke medan perang dan tidak membiarkan milisi mengeksploitasi mereka sebagai bahan bakar konflik yang tidak menguntungkan rakyat Yaman.

Ia mengimbau seluruh suku dan keluarga di wilayah tersebut untuk bertanggung jawab melindungi anak-anak mereka dari kampanye rekrutmen Houthi dan mencegah keterlibatan mereka dalam proyek sektarian berdarah yang hanya membawa kehancuran dan penderitaan bagi Yaman.

Anggota Dewan Kepresidenan itu juga menyoroti bahwa sikap keras kepala milisi Houthi yang didukung rezim Iran dan penolakan mereka terhadap semua inisiatif regional maupun internasional menunjukkan bahwa mereka hanya percaya pada opsi perang, dengan sengaja memperpanjang penderitaan rakyat di wilayah kekuasaannya dan memperdalam krisis kemanusiaan demi agenda asing.

Al-Aradah mengapresiasi sikap persaudaraan dan dukungan tulus yang diberikan Koalisi Pendukung Legitimasi yang dipimpin Arab Saudi kepada Yaman dalam berbagai situasi, seraya menegaskan bahwa dukungan tersebut mencerminkan kedalaman hubungan persaudaraan dan nasib bersama.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Letnan Jenderal Taher Al-Aqili dan Kepala Staf Letnan Jenderal Saghir bin Aziz menegaskan bahwa angkatan bersenjata terus menjalankan tugas nasional dengan profesional dan bertanggung jawab. Mereka menekankan bahwa institusi militer terus memperkuat kemampuannya dan meningkatkan koordinasi antar lembaga dan unit, guna melindungi negara, mempertahankan republik, serta menggagalkan rencana kelompok Houthi yang didukung rezim Iran.

Komentar (0)