Lompat ke konten
Selasa, 11 Agustus 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Kereta Api Arab Saudi Angkut 38 Juta Penumpang pada Kuartal II 2026

Otoritas Transportasi Arab Saudi melaporkan lebih dari 38 juta penumpang menggunakan kereta api di seluruh negeri pada kuartal kedua 2026.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 2 mnt baca
Kereta api Arab Saudi melaju di jalur utama

Poin Utama

AI

Otoritas Transportasi Umum Arab Saudi mengungkapkan bahwa jumlah pengguna kereta api di seluruh negeri mencapai lebih dari 38 juta penumpang, sementara volume barang yang diangkut, termasuk mineral dan komoditas lainnya, mencapai 3,7 juta ton, serta 47 ribu kontainer standar yang dikirim selama kuartal kedua tahun 2026.

Kereta api menjadi salah satu pilar utama dalam transportasi penumpang dan barang, berkontribusi pada kelancaran mobilitas di dalam dan antar kota, mengurangi kemacetan lalu lintas, serta meningkatkan kualitas hidup, mendukung keberlanjutan lingkungan, memperkuat pembangunan ekonomi, dan menghubungkan kota serta wilayah di Arab Saudi.

Otoritas tersebut juga menyampaikan bahwa layanan kereta perkotaan mencatat 36 juta penumpang, dengan 29,7 juta di antaranya menggunakan "Metro Riyadh", 1,9 juta menumpang Kereta Api Mashair, sekitar 3,9 juta menggunakan kereta otomatis di Bandara Internasional King Abdulaziz, dan 635 ribu penumpang di kereta otomatis Universitas Putri Noura binti Abdulrahman. Angka ini menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap moda transportasi ini di kawasan perkotaan.

Otoritas juga menjelaskan bahwa jumlah penumpang Kereta Cepat Haramain, yang menghubungkan Mekkah dan Madinah melalui stasiun Jeddah, Bandara Internasional King Abdulaziz, dan Kota Ekonomi King Abdullah, mencapai 1,6 juta orang.

Selain itu, jumlah penumpang Kereta Timur, yang menghubungkan Riyadh dengan wilayah Timur melalui stasiun Al-Hofuf dan Abqaiq hingga Dammam, tercatat sebanyak 389 ribu orang. Sementara Kereta Utara yang melayani rute Riyadh, Majmaah, Qassim, Hail, Jouf, dan Qurayyat, mengangkut sekitar 246 ribu penumpang.

Terkait angkutan barang, otoritas menyebutkan volume barang yang diangkut melalui Kereta SAR Utara mencapai 3,3 juta ton, sedangkan Kereta SAR Timur mengangkut 396 ribu ton, serta 47 ribu kontainer standar. Hal ini menunjukkan peran penting transportasi kereta api dalam meningkatkan efisiensi rantai pasok, memperkuat konektivitas logistik antara pelabuhan dan kawasan ekonomi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Arab Saudi.

Komentar (0)