Kawasan Utara-Timur Riyadh Akan Jadi Kota Modern Terpadu
Otoritas Kerajaan Kota Riyadh mengumumkan rampungnya rencana induk kawasan utara-timur Riyadh seluas sekitar 456 kilometer persegi.
Poin Utama
AI
Otoritas Kerajaan Kota Riyadh mengumumkan rampungnya penyusunan rencana induk untuk kawasan utara-timur Riyadh, yang mencakup area seluas sekitar 456 kilometer persegi.
Konsultan teknik, Saud Al-Dalbahi, dalam pernyataannya di saluran "Al-Ikhbariya", mengatakan bahwa proyek ini merepresentasikan kota modern terpadu dengan lokasi strategis dan infrastruktur maju. Ia menjelaskan, kawasan ini merupakan kota baru yang dirancang dengan metode terbaik dan terhubung dengan Bandara Internasional King Khalid, Wadi Al-Sulay, serta Jalan Dammam dan Jalan Al-Janadriyah.
Ia menambahkan, rencana induk ini memberikan gambaran umum pemanfaatan lahan di wilayah tersebut, berlandaskan sejumlah prinsip utama, di antaranya membangun model perkotaan jangka panjang yang memungkinkan ekspansi bertahap, serta merancang komunitas terpadu yang menggabungkan hunian dan layanan sehari-hari. Selain itu, rencana ini juga mengupayakan distribusi seimbang antara kawasan hunian, ekonomi, rekreasi, dan alam.
Tampilkan cuitan di platform X
Al-Dalbahi menekankan bahwa penyusunan rencana induk ini merupakan bagian dari perencanaan jangka panjang untuk perluasan Kota Riyadh, yang terus berkembang secara fisik, demografis, dan ekonomi sebagai ibu kota yang mengalami transformasi pesat.
Ia menegaskan, rencana induk ini akan membantu mengatur arah pertumbuhan kota di masa depan agar sesuai dengan kebutuhan saat ini dan mendatang, dengan fokus pada peningkatan kualitas hidup, memperluas ruang hijau, serta menjaga kelestarian lembah-lembah alami melalui perencanaan yang seimbang dan terintegrasi.
