Turki: Serangan terhadap Negara Anggota Perjanjian Mekkah Dianggap Serangan terhadap Semua
Kepresidenan Turki menegaskan bahwa serangan bersenjata terhadap negara anggota Perjanjian Pertahanan Mekkah akan dianggap sebagai serangan terhadap seluruh anggota.
Poin Utama
AIKepresidenan Turki menyatakan bahwa setiap serangan bersenjata terhadap negara-negara yang tergabung dalam perjanjian pertahanan bersama yang ditandatangani hari ini di Mekkah akan dianggap sebagai serangan terhadap seluruh anggota.
Dalam pernyataan melalui akun resminya di platform X, Kepresidenan Turki menegaskan bahwa "setiap serangan bersenjata terhadap salah satu negara, yakni Turki, Arab Saudi, atau Pakistan, akan dianggap sebagai serangan terhadap semuanya."
Kepresidenan Turki juga menambahkan bahwa penandatanganan Perjanjian Pertahanan Bersama Mekkah merupakan wujud komitmen untuk terus memperkuat keamanan kolektif. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa perjanjian ini bertujuan memperkuat daya tangkal bersama dalam menghadapi setiap tindakan bermusuhan.
Sebelumnya pada hari ini, Arab Saudi, Turki, dan Pakistan dalam pernyataan bersama mengumumkan penandatanganan perjanjian pertahanan bersama yang memperkuat daya tangkal kolektif jika salah satu negara mengalami serangan.
Pernyataan itu juga menyebutkan bahwa KTT Pertahanan Bersama "Mekkah" telah digelar, di mana hubungan istimewa antara Arab Saudi, Turki, dan Pakistan dibahas, serta sejumlah isu yang menjadi perhatian bersama.
Menurut pernyataan tersebut, perjanjian ini bertujuan memperkuat daya tangkal kolektif terhadap setiap tindakan agresi, dan menetapkan bahwa serangan bersenjata terhadap salah satu dari ketiga negara dianggap sebagai serangan terhadap semuanya. Perjanjian ini juga mencakup penguatan seluruh aspek kerja sama pertahanan antara ketiga negara.
Tampilkan unggahan di platform X
