Lompat ke konten
Kamis, 6 Agustus 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Pengamat: Koalisi Maritim yang Dipimpin Saudi Redefinisi Keamanan Laut di Kawasan

Pengamat politik Hasan Al-Shahri menilai koalisi maritim yang dipimpin Arab Saudi merupakan langkah strategis untuk mendefinisikan ulang keamanan laut di kawasan.

AJEL Indonesia2 jam lalu · 1 mnt baca
Koalisi maritim Arab Saudi di Laut Merah

Poin Utama

AI


Pengamat politik Hasan Al-Shahri menegaskan bahwa koalisi maritim yang dipimpin Arab Saudi merupakan langkah strategis untuk mendefinisikan ulang konsep keamanan laut di kawasan. Ia menyebut koalisi ini mencerminkan pergeseran dari perlindungan kepentingan nasional menuju kontribusi dalam menjaga sistem ekonomi global.

Dalam pernyataannya kepada saluran "Al-Ikhbariya", Al-Shahri mengatakan pembentukan koalisi maritim ini menandai transisi dari fokus pada perlindungan kepentingan nasional ke partisipasi dalam menjaga ekonomi dunia, mengingat pentingnya jalur pelayaran internasional secara strategis.

Ia menjelaskan bahwa Laut Merah dan Selat Bab al-Mandeb merupakan salah satu jalur vital perdagangan dunia, dan keamanannya sangat terkait langsung dengan ekonomi global. Al-Shahri menegaskan bahwa Arab Saudi sangat memahami pentingnya kawasan tersebut.

Ia menambahkan, koalisi ini dibentuk sebagai respons terhadap ancaman dan tantangan maritim bersama, serta mencerminkan keyakinan negara-negara anggota bahwa keamanan jalur pelayaran internasional merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan koordinasi dan kerja sama antarnegara peserta.

Al-Shahri menegaskan bahwa koalisi ini bersifat murni defensif, tidak menargetkan negara, organisasi, atau aliansi mana pun, dan beroperasi sesuai prinsip serta tujuan Piagam PBB.


Komentar (0)