Lompat ke konten
Selasa, 18 Agustus 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Studi: Peningkatan Efektivitas Kepala Sekolah 10 Poin Terkait Kenaikan Hasil Belajar 4 Persen

Sebuah studi nasional menunjukkan bahwa peningkatan efektivitas kepala sekolah sebesar 10 poin berkaitan dengan kenaikan hasil belajar siswa sekitar 4 persen.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 2 mnt baca
Kepala sekolah memimpin rapat di sekolah Arab Saudi

Poin Utama

AI

Sebuah studi nasional yang dilakukan oleh Institut Nasional Pengembangan Profesional Pendidikan bekerja sama dengan Otoritas Penilaian Pendidikan dan Pelatihan mengungkap adanya hubungan antara efektivitas kepemimpinan sekolah dengan hasil belajar siswa. Hasil studi menunjukkan bahwa peningkatan efektivitas kepala sekolah sebesar 10 poin berkaitan dengan kenaikan hasil belajar siswa sekitar 4 persen.

Temuan ini menyoroti pentingnya kepemimpinan sekolah sebagai salah satu faktor yang memengaruhi kualitas hasil pendidikan, serta menegaskan bahwa investasi dalam pengembangan kepemimpinan tidak hanya berdampak pada peningkatan efisiensi administrasi, tetapi juga pada lingkungan belajar dan praktik di sekolah, hingga hasil belajar siswa.

Dalam konteks ini, institut membangun sistem terpadu untuk pengembangan kepemimpinan pendidikan dengan tujuan pengembangan profesional, dimulai dari penilaian kemampuan dan kebutuhan pengembangan, hingga merancang jalur karier berbasis kompetensi. Institut juga telah mengembangkan metodologi komprehensif untuk menilai kepemimpinan guna pengembangan profesional, yang menggabungkan pengukuran psikometri, tes penilaian situasional (SJT), dan wawancara berbasis kecerdasan buatan, untuk membangun gambaran menyeluruh tentang kemampuan kepemimpinan serta menentukan kebutuhan pengembangan setiap pemimpin.

Selain itu, institut bersama University College London (UCL) telah mengembangkan jalur pengembangan kepemimpinan berbasis kompetensi yang selaras dengan kerangka nasional kompetensi kepemimpinan sekolah. Program ini menargetkan pengembangan sekitar 40 ribu kepala dan wakil kepala sekolah di Arab Saudi. Untuk memperkuat keberlanjutan dan memperluas cakupan program, telah disiapkan 100 pelatih utama yang kemudian melatih 100 pelatih tambahan untuk mendukung pelaksanaan jalur pengembangan di tingkat nasional.

Proses pengembangan kepemimpinan berlangsung selama 10 bulan, menggabungkan pelatihan tatap muka, pembelajaran daring sinkron dan asinkron, pembelajaran di tempat kerja, serta pendampingan profesional. Peserta juga melaksanakan proyek pengembangan nyata di sekolah masing-masing, sehingga dampak pengembangan dapat berpindah dari pengetahuan teoretis ke praktik nyata di lingkungan sekolah.

Hasil studi ini mencerminkan arah institut untuk mengalihkan fokus pengembangan profesional dari sekadar mengukur tingkat partisipasi dalam program ke pengukuran dampak nyata, serta mengaitkan pengembangan kepemimpinan dengan praktik sekolah dan hasil pendidikan. Hal ini memperkuat peran kepala sekolah sebagai salah satu penggerak utama peningkatan kualitas pendidikan dan pencapaian dampak berkelanjutan pada pembelajaran siswa.

Upaya ini merupakan bagian dari peran institut dalam membangun sistem profesional terpadu bagi guru dan pemimpin pendidikan, yang berfokus pada kompetensi, data, dan pengukuran dampak, serta mendukung target pengembangan kapasitas manusia dan peningkatan kualitas pendidikan di Arab Saudi.

Komentar (0)