Lompat ke konten
Minggu, 6 September 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Akun di X Lestarikan Warisan Sejarawan dan Jurnalis Abdulkarim Mahmoud Al-Khatib

Sebuah akun khusus di platform X diluncurkan untuk mendokumentasikan perjalanan hidup dan karya Abdulkarim Mahmoud Al-Khatib, sejarawan dan jurnalis terkemuka Arab Saudi.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 2 mnt baca
Potret Abdulkarim Mahmoud Al-Khatib dan karya-karyanya

Poin Utama

AI

Dalam upaya melestarikan memori sejarah dan media serta mendokumentasikan warisan salah satu pelopornya, sebuah akun khusus diluncurkan di platform X untuk merekam perjalanan hidup sastrawan, jurnalis, dan sejarawan terkemuka Arab Saudi, Abdulkarim Mahmoud Al-Khatib (almarhum), penulis buku "Sejarah Yanbu", yang meninggalkan banyak karya berharga tentang Kota Yanbu dan penduduknya, serta perjalanan panjangnya di dunia pers, radio, dan penulisan.

Akun ini dikelola oleh para ahli yang memahami sejarah dan karya Abdulkarim Mahmoud Al-Khatib, bertujuan mengumpulkan karya-karyanya yang tersebar dan memperkenalkan hasil karyanya kepada generasi baru, serta menghidupkan kembali perjalanan seorang tokoh yang namanya erat dengan fase penting sejarah media di Arab Saudi.

Abdulkarim Mahmoud Al-Khatib lahir di Yanbu pada 1933, menempuh pendidikan dasar di sana, lalu melanjutkan studi jurnalistik di Mesir sebelum kembali ke Kerajaan untuk memulai karier di bidang media, berpindah antara dunia pers, radio, administrasi, dan akademisi.

Salah satu pencapaian pentingnya adalah program "Al-Ardh Al-Tayyibah" yang ia bawakan di Radio Saudi selama sekitar 18 tahun sejak 1964, yang dengan suara dan isinya menjadi bagian dari ingatan banyak generasi Saudi. Ia juga membawakan program "Majlis Abu Hamdan" yang membahas isu-isu sosial dengan pendekatan drama, meninggalkan kesan mendalam di dunia radio.

Kontribusinya tidak hanya di bidang media; Abdulkarim Mahmoud Al-Khatib juga dikenal sebagai salah satu tokoh yang sangat peduli dengan sejarah Yanbu, mendedikasikan sebagian besar karyanya untuk mendokumentasikan sejarah, tokoh, keluarga, dan kehidupan sosial kota tersebut. Di antara karya terkenalnya adalah: "Sejarah Yanbu", "Sejarah Yanbu yang Diperluas", "Sastra dari Radwa", "Penyair Yanbu dan Bani Dhamrah", "Tokoh dan Keluarga Yanbu di Berbagai Zaman", serta sejumlah novel dan kumpulan cerita pendek.

Abdulkarim Mahmoud Al-Khatib menerima Penghargaan dan Anugerah Raja Salman untuk Sejarah Jazirah Arab pada 2012, juga mendapat penghormatan sebagai pelopor di Pameran Buku Internasional Riyadh pada 2006, serta mendapat penghargaan dari "Seninannya Abdul Maqsood Khoja" pada 2014.

Kementerian Kebudayaan dan Informasi, melalui Pameran Buku Internasional Riyadh, juga memberikan penghargaan kepadanya sebagai salah satu pelopor sejarah di Arab Saudi. Kementerian Pendidikan Tinggi pada 23 Muharram 1427 H menganugerahkan "Medali Penghargaan Khusus untuk Pelopor Penulis Saudi" sebagai pengakuan atas perannya dalam kemajuan pemikiran dan penulisan di Arab Saudi.

Ia juga mendapat penghargaan dari Klub Sastra Madinah dan Klub Sastra Al-Baha, serta menjadi anggota Persatuan Sejarawan Arab dan anggota Perhimpunan Sejarah Saudi. Ia juga menerima penghargaan dari Kepresidenan Umum Urusan Pemuda pada masa Pangeran Faisal bin Fahd (almarhum) atas kontribusinya di bidang budaya, warisan, dan seni.

Abdulkarim Mahmoud Al-Khatib wafat pada 16 Oktober 2023, meninggalkan warisan yang melampaui buku dan program, menjadi bagian dari memori sebuah kota dan bangsa. Peluncuran akun ini diharapkan memberi ruang baru bagi warisan tersebut, serta kembali memperkenalkan sosok yang menjadikan kata-kata sebagai sarana media, dokumentasi, dan pelestarian memori.

Komentar (0)