Lompat ke konten
Senin, 3 Agustus 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Ahli: Olimpiade Sains Nuklir Internasional Cetak Ilmuwan Masa Depan

Olimpiade Sains Nuklir Internasional bertujuan mempertemukan pelajar dari sekitar 20 negara untuk bertukar pengalaman dan menyiapkan ilmuwan masa depan.

AJEL Indonesia56 mnt lalu · 1 mnt baca
Pelajar mengikuti Olimpiade Sains Nuklir Internasional

Poin Utama

AI

Insinyur nuklir sekaligus Ketua Komite Sains Nuklir, Faris Safar, mengatakan Olimpiade Sains Nuklir Internasional bertujuan untuk pertukaran pengalaman antar pelajar di bidang sains nuklir, dengan partisipasi sekitar 20 negara di seluruh dunia, sehingga berkontribusi dalam melatih dan menyiapkan ilmuwan masa depan.

Safar menambahkan, dalam pernyataannya di saluran Al-Ikhbariya, bahwa olimpiade ini menjadi wadah pengembangan keterampilan pelajar dan memperkuat kerja sama ilmiah antar peserta dari berbagai negara, sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi baru spesialis sains nuklir.

Pernyataan tersebut disampaikan bertepatan dengan penyelenggaraan untuk pertama kalinya di Arab Saudi, edisi ketiga Olimpiade Sains Nuklir Internasional (INSO 2026) di Jeddah, yang diikuti 120 pelajar dan spesialis dari 19 negara. Acara ini mencerminkan komitmen Arab Saudi dalam memperkuat peran di kancah ilmiah internasional serta membangun SDM nasional di salah satu bidang paling strategis bagi masa depan pembangunan.

Olimpiade Sains Nuklir Internasional merupakan kompetisi global terkemuka bagi pelajar tingkat SMA di bidang ini, dan diselenggarakan di bawah naungan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA), bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Yayasan King Abdulaziz dan Para Tokoh untuk Bakat dan Kreativitas "Mawhiba", Universitas King Abdulaziz, serta Kota King Abdullah untuk Energi Atom dan Terbarukan.

Olimpiade ini bertujuan mendorong keunggulan ilmiah dan kerja sama internasional dalam pemanfaatan damai sains dan teknologi nuklir, dengan mempertemukan pelajar dan spesialis dari berbagai negara dalam lingkungan ilmiah yang kompetitif.


Komentar (0)