Lompat ke konten
Senin, 14 September 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

12 Tahun Kepemimpinan Raja Salman, Babak Baru Arab Saudi

Peringatan 12 tahun penobatan Raja Salman menjadi momen nasional yang menandai perjalanan transformasi besar di Arab Saudi di bawah kepemimpinannya.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 3 mnt baca
Raja Salman dalam peringatan penobatan ke-12

Poin Utama

AI

Peringatan 12 tahun penobatan Raja Salman bin Abdulaziz sebagai Penjaga Dua Masjid Suci menjadi momen nasional bagi rakyat Arab Saudi untuk mengenang perjalanan seorang pemimpin berpengalaman yang namanya lekat dengan berbagai tonggak penting negara, hingga memimpin kerajaan di era transformasi besar di bidang ekonomi, pembangunan, dan sosial.

Raja Salman resmi dinobatkan sebagai Raja Arab Saudi pada 3 Rabiulakhir 1436 H, bertepatan dengan 23 Januari 2015, menjadi raja ketujuh Arab Saudi setelah perjalanan panjang mengabdi dan memegang sejumlah tanggung jawab besar negara.

Dari Riyadh Menuju Kepemimpinan Kerajaan

Nama Raja Salman telah lama identik dengan Kota Riyadh, di mana beliau memimpin ibu kota pada masa-masa penting pertumbuhan dan ekspansi ekonomi serta pembangunan kota, menyaksikan perubahan yang menjadikan Riyadh sebagai pusat politik dan ekonomi utama.

Masa itu menjadi sekolah penting dalam pengalaman administratif dan politiknya, sebelum kemudian menempati posisi tertinggi di pemerintahan.

Pada 18 Juni 2012, Pangeran Salman bin Abdulaziz diangkat menjadi Putra Mahkota, Wakil Perdana Menteri, dan Menteri Pertahanan, sebelum akhirnya naik takhta pada Januari 2015.

Era Transformasi dan Ambisi

Sejak memimpin, Arab Saudi memasuki babak baru pembangunan dan modernisasi, ditandai percepatan program reformasi dan pembangunan, peningkatan efisiensi lembaga negara, diversifikasi ekonomi, serta investasi lebih luas pada sumber daya manusia Saudi.

Visi Saudi 2030 menjadi salah satu tonggak utama era ini, setelah disetujui Dewan Menteri yang dipimpin Raja Salman pada 25 April 2016, dan menjadi kerangka utama transformasi ekonomi dan pembangunan nasional.

Sejalan dengan visi tersebut, sektor investasi, pariwisata, industri, teknologi, budaya, hiburan, dan olahraga berkembang pesat, disertai peningkatan layanan pemerintah, transformasi digital, serta peluncuran proyek-proyek besar untuk memperkuat daya saing ekonomi Saudi dan meningkatkan kualitas hidup.

Manusia Saudi di Pusat Pembangunan

Warga negara tetap menjadi pusat utama transformasi, dengan semakin luasnya peluang bagi generasi muda, peningkatan partisipasi perempuan di dunia kerja, pertumbuhan kewirausahaan dan inovasi, serta kemajuan SDM nasional di posisi kepemimpinan sektor publik dan swasta.

Layanan pemerintah juga mengalami kemajuan besar di bidang kesehatan, pendidikan, perumahan, dan layanan digital, dalam upaya membangun ekonomi yang lebih beragam dan masyarakat yang lebih dinamis.

Dua Masjid Suci, Prioritas Utama

Pelayanan terhadap Dua Masjid Suci dan para jamaah tetap menjadi prioritas utama Raja Salman, melanjutkan tradisi para raja Arab Saudi sejak masa pendiri, Raja Abdulaziz bin Abdulrahman Al Saud.

Berbagai proyek pengembangan dan layanan terkait haji dan umrah terus berlanjut, termasuk pemanfaatan teknologi, pengembangan infrastruktur, dan peningkatan layanan bagi jamaah haji, umrah, dan pengunjung, demi memudahkan dan melayani mereka sebaik mungkin.

Kehadiran Politik dan Posisi Internasional

Di kancah internasional, Arab Saudi di bawah Raja Salman terus memperkuat peran politik dan ekonominya di tingkat Arab, Islam, dan dunia, serta menegaskan peran dalam isu-isu regional dan global.

Riyadh juga terus membangun kemitraan internasional, membela kepentingan nasional, serta mendukung keamanan dan stabilitas, didukung oleh posisi keagamaan dan kekuatan politik-ekonomi yang dimiliki.

12 Tahun, Perjalanan Transformasi Berlanjut

Peringatan 12 tahun penobatan ini datang saat Arab Saudi terus melaju dalam transformasi besar, memadukan keteguhan nilai dan identitas nasional dengan ambisi pembangunan dan ekonomi menuju masa depan.

Selama 12 tahun, Arab Saudi mengalami berbagai perubahan, proyek, dan program strategis, memperkuat posisinya sebagai negara dengan pengaruh politik dan ekonomi yang terus tumbuh, dan melanjutkan perjalanan di bawah kepemimpinan Raja Salman dan Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman.

Komentar (0)