Lompat ke konten
Minggu, 27 September 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Siapa Bertanggung Jawab atas Kesalahan atau Kerugian Akibat AI? Pengacara Menjelaskan

Pengacara Khalid Al-Subai menyebut penggunaan kecerdasan buatan yang meluas memicu pertanyaan soal tanggung jawab hukum atas kesalahan AI.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 1 mnt baca
Ilustrasi kecerdasan buatan dan tanggung jawab hukum

Poin Utama

AI

Pengacara Khalid Al-Subai menyatakan bahwa banyak institusi kini memanfaatkan kecerdasan buatan, baik di bidang kesehatan, hukum, maupun teknik, sehingga muncul semakin banyak pertanyaan mengenai tanggung jawab hukum atas kesalahan yang ditimbulkan oleh AI.

Ia menambahkan dalam wawancara dengan saluran Al-Ikhbariya, bahwa prosedur hukum yang tepat jika terjadi kesalahan medis, misalnya, adalah mengajukan gugatan terhadap klinik medis, karena kontrak dibuat antara pasien dan klinik. Selanjutnya, klinik dapat menuntut pengembang kecerdasan buatan tersebut.

Komentar (0)