Lompat ke konten
Kamis, 1 Oktober 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Sertifikasi Wajib Jadi Syarat Proyek Infrastruktur di Riyadh Mulai 2027

Pusat Proyek Infrastruktur Riyadh akan menerapkan sertifikasi wajib bagi pelaksana proyek mulai 1 Januari 2027 demi meningkatkan kualitas sektor ini.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 1 mnt baca
Ilustrasi proyek infrastruktur di Riyadh

Poin Utama

AI

Pusat Proyek Infrastruktur di wilayah Riyadh mengumumkan akan segera memberlakukan sertifikasi wajib bagi pelaksana proyek infrastruktur di wilayah tersebut, mulai 1 Januari 2027. Hanya perusahaan yang telah memperoleh sertifikasi dari pusat ini yang diizinkan menjalankan proyek infrastruktur.

Pusat tersebut menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk mengembangkan sistem pelaksanaan proyek infrastruktur, meningkatkan efisiensi sektor, serta memperkuat kepatuhan terhadap standar kualitas, keselamatan, dan lingkungan. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pelaksanaan, mengurangi risiko operasional, serta mendukung keberlanjutan aset dan layanan bagi penduduk wilayah Riyadh.

Standar Sertifikasi dan Detail Penilaian

Pusat ini menegaskan bahwa sertifikasi bertujuan memperkuat keandalan pelaksanaan proyek infrastruktur melalui penerapan standar penilaian yang seragam terhadap kemampuan perusahaan pelaksana. Hal ini memastikan kecocokan kemampuan teknis dan operasional perusahaan dengan karakteristik dan skala proyek. Perusahaan juga harus memenuhi persyaratan minimum terkait kompetensi, pengalaman teknis, dan kelayakan finansial sesuai standar yang telah ditetapkan.

Pusat tersebut menjelaskan bahwa penilaian sertifikasi didasarkan pada tiga aspek utama: kemampuan teknis dan operasional (55%), stabilitas keuangan (25%), serta rekam jejak pengalaman profesional (20%). Penilaian ini bertujuan memberikan evaluasi objektif yang mencerminkan kesiapan dan kompetensi perusahaan pelaksana dalam menjalankan proyek infrastruktur sesuai praktik terbaik.

Langkah Strategis Tingkatkan Efisiensi Sektor

Pusat tersebut menegaskan bahwa sertifikasi ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi sektor pelaksanaan proyek infrastruktur, dengan memberdayakan perusahaan yang memenuhi syarat dan meningkatkan mutu pelaksanaan. Kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi risiko, meningkatkan kepatuhan terhadap standar teknis, mendukung target pengembangan infrastruktur, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah Riyadh.

Komentar (0)