Lompat ke konten
Kamis, 6 Agustus 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Juru Bicara Kementerian Pertahanan: Ancaman di Kawasan Nyata, Setiap Negara Berhak Lindungi Kepentingannya

Juru Bicara Kementerian Pertahanan, Mayor Jenderal Turki Al-Maliki, menegaskan kawasan dan dunia menghadapi ancaman nyata dan setiap negara berhak melindungi kepentingannya.

AJEL Indonesia2 jam lalu · 1 mnt baca
Mayor Jenderal Turki Al-Maliki dalam konferensi pers

Poin Utama

AI

Juru Bicara Kementerian Pertahanan, Mayor Jenderal Turki Al-Maliki, menegaskan bahwa kawasan dan dunia tengah menghadapi ancaman nyata maupun yang baru muncul. Ia menekankan bahwa setiap negara memiliki hak untuk mengambil langkah militer atau politik yang diperlukan demi melindungi kepentingan dan menghadapi ancaman tersebut.

Dalam wawancara dengan saluran Al-Ikhbariya, Al-Maliki menyatakan bahwa ancaman tidak hanya terbatas di Timur Tengah, tetapi juga meluas ke berbagai belahan dunia. Ia menjelaskan, setiap negara memiliki mekanisme tersendiri dalam menangani risiko, baik melalui cara militer maupun politik, demi menjamin perlindungan kepentingan nasionalnya.

Ia juga menjelaskan bahwa pengumuman pembentukan aliansi pertahanan maritim bersama merupakan hasil dari kesadaran mendalam akan besarnya ancaman yang ada dan yang mungkin muncul. Ia menegaskan adanya koordinasi berkelanjutan antara negara-negara pesisir Laut Merah untuk memperkuat keamanan maritim dan melindungi jalur pelayaran.

Al-Maliki menambahkan, Arab Saudi melalui Koalisi Pendukung Legitimasi di Yaman telah mencatat berbagai pencapaian besar dalam menghadapi ancaman maritim selama beberapa tahun terakhir, termasuk menangkal serangan drone, kapal cepat, dan ranjau laut.

Juru Bicara Kementerian Pertahanan menegaskan bahwa tanggung jawab menjaga keamanan dan stabilitas maritim bukan hanya milik negara-negara pesisir, melainkan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kerja sama semua pihak demi menjaga keamanan pelayaran dan stabilitas kawasan.

Komentar (0)