Lompat ke konten
Rabu, 12 Agustus 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

‘Absher’ Puncaki Daftar, Indeks Kematangan Layanan Digital Arab Saudi Capai 87,06 Persen

Indeks kematangan pengalaman digital Arab Saudi tahun 2026 naik ke 87,06 persen, dengan platform Absher menempati posisi teratas.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 2 mnt baca
Layanan digital Absher puncaki indeks Arab Saudi

Poin Utama

AI

Otoritas Pemerintahan Digital Arab Saudi mengumumkan hasil Indeks Kematangan Pengalaman Digital tahun 2026, yang mencapai 87,06 persen dengan kategori "maju". Capaian ini diperoleh setelah evaluasi menyeluruh terhadap 59 platform digital berdasarkan empat perspektif utama yang mencakup 20 aspek, termasuk kepuasan pengguna, pengalaman pengguna, penanganan keluhan, serta teknologi dan alat pendukung, guna meningkatkan layanan digital dan memperbaiki pengalaman pengguna.

Dalam pernyataan di akun resminya di platform X, Kepala Otoritas Pemerintahan Digital, Ahmed bin Mohammed Al-Suwayan, menjelaskan bahwa hasil indeks ini mencerminkan kemajuan berkelanjutan layanan digital di Arab Saudi serta komitmen instansi pemerintah dalam meningkatkan layanan dan memanfaatkan masukan pengguna. Hal ini dinilai berkontribusi pada penyediaan layanan digital yang lebih mudah, efisien, dan andal, sekaligus meningkatkan kualitas hidup dan kinerja pemerintahan.

Al-Suwayan menegaskan, kemajuan ini merupakan hasil dari dukungan dan pemberdayaan yang diberikan Raja Salman dan Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman kepada sistem pemerintahan digital, dalam rangka mencapai target Visi Saudi 2030 dan memperkuat posisi Arab Saudi secara global di bidang pemerintahan digital.

Indeks tahun 2026 menunjukkan pertumbuhan dibandingkan tahun sebelumnya, dengan jumlah platform yang dievaluasi meningkat menjadi 59 dari 50 pada 2025. Jumlah peserta survei "Nilai Pengalaman Digital Anda" juga melonjak menjadi 805.500 orang, naik dari 374.000 peserta pada tahun sebelumnya, mencerminkan semakin luasnya dampak indeks ini dalam mendukung perbaikan berkelanjutan layanan pemerintah digital.

Indeks sub-kategori inklusi digital juga tumbuh sebesar 76,98 persen pada tingkat "unggul", menandakan perhatian pemerintah dalam merancang layanan digital yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas dan lansia, agar dapat mengakses dan memanfaatkan layanan digital secara mandiri.

Hasil evaluasi juga menunjukkan sepuluh platform digital terbaik, dengan rincian: Absher (94,38 persen), Etimad (94,36 persen), Sanaii (92,83 persen), Balady (92,56 persen), Tawakkalna (92,50 persen), Musaned (92,20 persen), portal Qiwa (92,14 persen), portal Logisti (91,72 persen), platform Nama (91,53 persen), dan portal Kementerian Pariwisata (91,16 persen).

Sebagai informasi, Otoritas Pemerintahan Digital meluncurkan Indeks Kematangan Pengalaman Digital pada 2022 untuk mengukur tingkat kematangan platform dan layanan digital, serta mendorong instansi pemerintah mengembangkan layanannya berdasarkan masukan pengguna dan praktik global terbaik. Indeks ini terus diperbarui setiap tahun mengikuti perkembangan terbaru dalam desain dan pengukuran pengalaman digital.

Kemajuan ini turut berdampak pada posisi Arab Saudi di tingkat internasional, di mana Kerajaan menempati peringkat kedua dunia dalam Indeks Kematangan Pemerintahan Digital (GTMI) 2025 versi Bank Dunia, serta meraih posisi pertama secara regional untuk keempat kalinya berturut-turut dalam Indeks Kematangan Layanan Pemerintah Elektronik dan Mobile (GEMS) 2025 yang dirilis Komisi Ekonomi dan Sosial PBB untuk Asia Barat (ESCWA).

Komentar (0)