Lompat ke konten
Senin, 27 Juli 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Bahrain Dukung Langkah Arab Saudi Lindungi Kedaulatan dan Keamanannya

Bahrain mengecam keras upaya serangan drone terhadap fasilitas minyak di Arab Saudi yang dilakukan milisi pro-Iran dari Irak.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 1 mnt baca
Bendera Bahrain dan Arab Saudi berkibar berdampingan

Poin Utama

AI

Bahrain menyatakan kecaman dan penolakannya yang keras terhadap upaya serangan teroris yang menargetkan fasilitas minyak di wilayah timur dan Riyadh, Arab Saudi, menggunakan pesawat nirawak yang diluncurkan dari wilayah Irak dan dijalankan oleh milisi teroris yang berafiliasi dengan Iran.

Kementerian Luar Negeri Bahrain menyebut serangan tersebut sebagai pelanggaran nyata terhadap hukum internasional dan Piagam PBB, tantangan terbuka terhadap Resolusi Dewan Keamanan PBB nomor 2817, serta ancaman bagi keamanan dan stabilitas kawasan serta pasokan energi, juga sebagai upaya sistematis yang merusak upaya deeskalasi.

Kementerian menegaskan solidaritas penuh Bahrain dengan Arab Saudi dan dukungan total terhadap langkah-langkah yang diambil untuk melindungi kedaulatan, keamanan, dan stabilitasnya, serta membela wilayah dan fasilitas sipil maupun vitalnya. Bahrain menegaskan bahwa keamanan dan stabilitas Arab Saudi adalah bagian tak terpisahkan dari keamanan nasional Bahrain, dan setiap ancaman terhadapnya bukan hanya menyasar satu negara, melainkan berdampak pada keamanan seluruh kawasan dan kepentingan rakyatnya.

Bahrain juga menegaskan posisi negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk yang mendesak percepatan pelaksanaan keputusan untuk membatasi senjata hanya di tangan negara di Irak, sesuai batas waktu yang telah diumumkan pemerintah Irak, serta menuntut diambilnya langkah-langkah tegas untuk mencegah penggunaan wilayah Irak sebagai basis serangan terhadap negara-negara kawasan.

Juru bicara resmi Kementerian Pertahanan Arab Saudi, Mayor Jenderal Turki al-Maliki, sebelumnya menegaskan bahwa pertahanan udara telah mencegat dan menghancurkan sejumlah drone dalam beberapa jam terakhir yang berupaya menyerang fasilitas minyak di wilayah timur dan Riyadh. Ia menyatakan serangan teroris ini berasal dari wilayah Irak dan dilakukan oleh milisi teroris yang berafiliasi dengan Iran, serta menegaskan hak penuh Arab Saudi untuk membela diri dan kepentingannya, termasuk hak untuk merespons pada waktu dan tempat yang dianggap tepat.

Komentar (0)