Lompat ke konten
Kamis, 20 Agustus 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Eksekusi Hukuman Mati terhadap Warga Yaman di Wilayah Timur

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mengeksekusi hukuman mati terhadap warga Yaman yang terbukti melakukan pembunuhan dengan tipu daya, penipuan, dan perencanaan sebelumnya di Wilayah Timur.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 2 mnt baca
Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi

Poin Utama

AI

Kementerian Dalam Negeri pada hari ini mengeluarkan pernyataan terkait pelaksanaan hukuman mati terhadap seorang pelaku kejahatan di Wilayah Timur. Berikut isi pernyataan tersebut:

Allah SWT berfirman: (Sesungguhnya pembalasan bagi orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi adalah mereka dibunuh, atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka secara bersilang, atau diasingkan dari negeri itu. Itu adalah kehinaan bagi mereka di dunia dan di akhirat mereka mendapat azab yang besar).

Abdurabih Saleh Muhammad Al-Ghashami, warga negara Yaman, melakukan pembunuhan terhadap Abdullah Muhammad Nasser Al-Ghashami, juga warga negara Yaman, dengan cara menjerat korban ke suatu tempat, kemudian memukul dan menikamnya dengan benda tajam hingga meninggal dunia.

Berkat pertolongan Allah, aparat keamanan berhasil menangkap pelaku. Hasil penyelidikan mengarah pada penetapan pelaku atas tindak pidana tersebut. Setelah kasusnya dilimpahkan ke pengadilan yang berwenang, pelaku dinyatakan bersalah atas tuduhan melakukan pembunuhan dengan tipu daya, penipuan, dan perencanaan sebelumnya. Pengadilan menjatuhkan hukuman mati sebagai hudud untuk pembunuhan dengan tipu daya (haddan lil-ghilah). Putusan ini telah berkekuatan hukum tetap setelah melalui proses banding dan mendapat pengesahan dari Mahkamah Agung, serta dikeluarkan perintah kerajaan untuk melaksanakan hukuman sesuai syariat.

Hukuman mati terhadap pelaku, Abdurabih Saleh Muhammad Al-Ghashami, warga negara Yaman, telah dilaksanakan pada Kamis, 7/3/1448 H yang bertepatan dengan 20 Agustus 2026 M di Wilayah Timur.

Kementerian Dalam Negeri menegaskan komitmen Pemerintah Arab Saudi dalam menjaga keamanan, menegakkan keadilan, dan menerapkan hukum syariat Islam terhadap siapa pun yang melanggar hukum, menumpahkan darah, serta mengancam hak hidup dan keamanan masyarakat. Kementerian juga memperingatkan bahwa siapa pun yang melakukan kejahatan serupa akan menghadapi hukuman syariat yang tegas.

Hanya Allah yang memberi petunjuk ke jalan yang benar.

Komentar (0)