Lompat ke konten
Kamis, 27 Agustus 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Menteri Kehakiman: Kematangan Institusi dan Kualitas Peradilan Jadi Fokus Pengembangan Peradilan Niaga

Menteri Kehakiman Walid bin Mohammed Al-Samaani menegaskan pengembangan peradilan niaga ke depan akan menitikberatkan pada kematangan institusi dan peningkatan kualitas peradilan.

AJEL Indonesia6 jam lalu · 1 mnt baca
Menteri Kehakiman Arab Saudi bertemu ketua pengadilan niaga

Poin Utama

AI

Menteri Kehakiman Walid bin Mohammed Al-Samaani menjelaskan dalam pertemuannya dengan para ketua pengadilan niaga bahwa tahap selanjutnya dalam pengembangan peradilan niaga akan berfokus pada pendalaman kematangan institusi dan kualitas peradilan, serta membangun capaian yang telah diraih, sehingga berdampak pada kualitas hasil, kejelasan prosedur, dan peningkatan pengalaman para pengguna layanan.

Ia juga menyoroti dukungan tak terbatas yang diberikan kepada lembaga peradilan oleh Raja Salman dan pengawasan langsung dari Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman, yang juga menjabat sebagai Perdana Menteri, seraya menegaskan pentingnya terus melakukan pengembangan dan memperkuat sinergi dalam pekerjaan peradilan.

Al-Samaani menekankan pentingnya memanfaatkan data dan indikator dalam mengidentifikasi peluang perbaikan, guna meningkatkan kualitas putusan peradilan, mempercepat penyelesaian perkara, memperjelas prosedur, dan menyelaraskan praktik, serta menegaskan tanggung jawab para ketua pengadilan atas kualitas kinerja pengadilan, pentingnya pelatihan dan pengembangan berkelanjutan, serta akumulasi pengetahuan di bidang peradilan.

Menteri Kehakiman juga menegaskan pentingnya melihat perjalanan perkara dari sudut pandang pengguna layanan, serta memanfaatkan masukan dan hasil pengaduan untuk mengembangkan prosedur, memantau masalah yang berulang, dan mencari solusinya.

Terkait masa depan pekerjaan peradilan, ia menekankan pentingnya memperluas pemanfaatan kecerdasan buatan untuk meningkatkan kualitas, mempercepat prosedur, mengantisipasi potensi hambatan, serta merancang ulang perjalanan perkara, demi mewujudkan sistem peradilan yang lebih efisien, berkualitas, dan memberikan pengalaman terbaik bagi para pengguna layanan.

Komentar (0)