Lompat ke konten
Senin, 27 Juli 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Eks Pejabat Liga Arab: Milisi Pro-Iran di Irak Hanya Alat Tangan Teheran

Dr Khaled Al-Habbas menyebut serangan milisi pro-Iran di Irak ke Arab Saudi sebagai hal yang aneh, terutama dari segi waktu pelaksanaannya.

AJEL Indonesia59 mnt lalu · 1 mnt baca
Dr Khaled Al-Habbas berbicara soal milisi pro-Iran

Poin Utama

AI


Mantan Asisten Sekretaris Jenderal Bidang Politik Liga Arab, Dr Khaled Al-Habbas, menilai serangan yang dilancarkan milisi pro-Iran di Irak terhadap Arab Saudi sebagai sesuatu yang "aneh", terutama dari segi waktu, mengingat adanya gencatan senjata Amerika Serikat dan penghentian serangan Amerika terhadap Iran. Ia menekankan bahwa seharusnya situasi saat ini diwarnai ketenangan di semua lini.

Dalam pernyataannya kepada "Al Arabiya FM", Al-Habbas mengatakan bahwa milisi pro-Iran di Irak, Yaman, dan kawasan lainnya "hanyalah alat yang digunakan Teheran", seraya menambahkan bahwa mereka "dua sisi dari mata uang yang sama".

Ia juga menambahkan bahwa serangan tersebut merupakan kelanjutan dari pola Iran yang "tidak menghormati kedaulatan dan keamanan negara-negara tetangga", menegaskan bahwa Iran menggunakan tindakan ini "sebagai alat tekanan".

Dalam perkembangan terkait, Juru Bicara Kementerian Pertahanan, Mayor Jenderal Turki Al-Maliki, menyatakan bahwa pertahanan udara berhasil mencegat dan menghancurkan drone, dan menjelaskan bahwa upaya penyerangan tersebut berasal dari wilayah Irak.

Al-Maliki menambahkan bahwa upaya teror tersebut dilakukan oleh milisi teroris yang berafiliasi dengan Iran, menegaskan hak penuh Kerajaan untuk membela diri dan kepentingannya, serta hak untuk merespons pada waktu dan tempat yang dianggap tepat.


Komentar (0)