Lompat ke konten
Minggu, 20 September 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Arab Saudi Perkuat Kepemimpinan Global di Bidang AI dan Tata Kelola Etis

Arab Saudi terus memperkuat posisinya sebagai pemimpin global dalam teknologi data dan kecerdasan buatan, dengan meraih peringkat tinggi secara internasional pada Tahun AI 2026.

AJEL Indonesia2 jam lalu · 2 mnt baca
Gedung SDAIA dan bendera Arab Saudi

Poin Utama

AI

Arab Saudi terus memperkokoh posisinya sebagai pemimpin di peta digital dunia, dengan menaruh perhatian besar pada teknologi data dan kecerdasan buatan sebagai pilar utama pencapaian target Visi Saudi 2030. Upaya ini diwujudkan melalui ekosistem terintegrasi yang menyeimbangkan inovasi teknologi canggih dan pengembangan talenta nasional, serta menegakkan kerangka tata kelola etis untuk penggunaan teknologi secara bertanggung jawab.

Dengan penetapan tahun 2026 sebagai "Tahun Kecerdasan Buatan", Arab Saudi menggandakan upayanya di bawah kepemimpinan Otoritas Data dan Kecerdasan Buatan Saudi (SDAIA) untuk menonjolkan pencapaian penting dalam pengembangan dan tata kelola teknologi canggih. Hal ini mencerminkan komitmen kerajaan dalam memanfaatkan kecerdasan buatan sebagai penggerak pertumbuhan inklusif, peningkatan kualitas hidup, serta menjadi model internasional dalam pembangunan berkelanjutan.

Pencapaian Global dan Indikator Daya Saing

Pada Tahun Kecerdasan Buatan 2026, Arab Saudi menempati peringkat ke-13 dunia dari 70 negara dalam Yearbook Daya Saing Global yang diterbitkan oleh International Institute for Management Development (IMD), serta berada di posisi ketiga di antara negara-negara G20. Arab Saudi juga menduduki peringkat keempat dunia dalam Indeks Penerapan Kecerdasan Buatan di Perusahaan, didorong oleh inisiatif seperti "Paket Pionir" dan label etik untuk AI.

Pada Indeks Akses Masyarakat terhadap Kecerdasan Buatan, Arab Saudi menempati posisi keempat dunia berkat upaya SDAIA dalam menyebarluaskan literasi digital dan membangun kapasitas nasional, melalui Akademi SDAIA dan inisiatif "Samai" yang telah melatih 1,2 juta warga Saudi di bidang AI. Laporan Dana Moneter Internasional juga mengapresiasi kemajuan Arab Saudi dalam adopsi kecerdasan buatan di berbagai sektor.

Pengembangan Talenta Nasional dan Tata Kelola Teknologi

Dalam visi ambisiusnya, Arab Saudi mengandalkan peran sentral SDAIA dalam merumuskan kebijakan, mengembangkan infrastruktur dan regulasi, serta membangun kapasitas dan menyediakan fasilitas bagi sektor pemerintah maupun swasta untuk memanfaatkan solusi data dan kecerdasan buatan. Talenta muda nasional menjadi fondasi transformasi ini melalui program pelatihan dan akademik yang membekali pelajar, peneliti, dan inovator dengan keterampilan tingkat tinggi untuk bersaing secara global.

Dari sisi tata kelola dan etika, Arab Saudi menaruh perhatian besar pada pengendalian pengembangan dan penerapan kecerdasan buatan sesuai standar global yang menekankan transparansi, keadilan, dan perlindungan privasi, guna meminimalkan risiko dan mewujudkan pembangunan berkelanjutan, serta memperkuat kemitraan dan pertukaran keahlian dengan organisasi dan lembaga akademik internasional.

Komentar (0)