Lompat ke konten
Rabu, 5 Agustus 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Pusat Nasional Burung Falcon Gelar Lelang Internasional Peternakan Falcon 2026 di Riyadh

Lelang internasional peternakan burung falcon 2026 resmi dibuka di Pusat Nasional Burung Falcon, Mulham, Riyadh, diikuti peternakan falcon lokal dan internasional.

AJEL Indonesia52 mnt lalu · 3 mnt baca
Lelang internasional peternakan burung falcon di Riyadh

Poin Utama

AI

Pusat Nasional Burung Falcon hari ini resmi membuka Lelang Internasional Peternakan Falcon 2026 di kantornya di Mulham, utara Riyadh, dengan partisipasi peternakan burung falcon dari dalam dan luar negeri. Kegiatan ini berlangsung dari 5 hingga 25 Agustus, selama 21 hari.

Lelang ini merupakan kegiatan perdana pusat setelah mendapatkan mandat baru dari Dewan Menteri, yang bertujuan melestarikan burung falcon sebagai warisan budaya, mendukung aktivitas terkait, serta mengatur dan mengembangkan ekosistem burung falcon melalui penyelenggaraan acara dan pembangunan kemitraan di tingkat nasional dan internasional.

Lelang Kompetitif dan Layanan Terpadu

Lelang ini mempertemukan peternakan, penggemar, dan pembeli burung falcon dalam satu pasar khusus, di mana peternakan dapat memamerkan hasil ternaknya di stan khusus dan mengikuti lelang kompetitif secara langsung melalui platform lelang. Lokasi acara juga menyediakan stan perlengkapan burung falcon, serta siaran televisi dan live streaming di media sosial untuk menjangkau audiens yang lebih luas.

Kepala Eksekutif Pusat Nasional Burung Falcon, Talal bin Abdulaziz al-Syamisi, menjelaskan bahwa lelang tahun ini menandai babak baru bagi pusat, menawarkan beragam pilihan burung falcon unggulan, mengatur proses penawaran dan penjualan, serta menyediakan layanan lengkap bagi peternakan dan burung falcon sejak tiba di Riyadh hingga transaksi selesai.

Ajang Terbesar Dunia dan Perluasan Partisipasi

Al-Syamisi menegaskan, lelang ini merupakan pertemuan terbesar di dunia bagi peternakan burung falcon, mempertemukan peternakan terbaik dari berbagai negara di bawah satu atap. Acara ini juga menjadi ajang berbagi pengalaman dan pelatihan bagi penggemar dan produsen burung falcon, sehingga mendukung sektor peternakan burung falcon.

Ia menambahkan, tahun lalu lelang ini diikuti 67 peternakan dari 23 negara, dengan pertumbuhan penjualan serta jumlah burung falcon, peternakan, dan negara peserta. Tahun ini, fokus utama adalah memperluas partisipasi peternakan dan memberikan lebih banyak pilihan bagi pembeli, serta mengaitkan lelang dengan kompetisi dan acara yang diselenggarakan pusat.

Keunggulan Baru dan Statistik Lelang

Lelang tahun ini menghadirkan keunggulan baru, di mana seluruh babak kategori "anakan" (fledgling atau frakh) pada lomba melwah dikhususkan untuk burung falcon yang terjual di lelang, sehingga penggemar dapat langsung memilih burung falcon dari peternakan lokal maupun internasional untuk mengikuti lomba melwah kategori anakan.

Pada 2025, lelang mencatat penjualan lebih dari 13.000.000 riyal Saudi, naik 23% dibanding 2024. Jumlah burung falcon yang terjual meningkat 27% menjadi 1.103 ekor, dengan partisipasi 67 peternakan dari 23 negara, termasuk 19 peternakan lokal.

Prosedur Ketat dan Penjualan Terjamin

Persiapan partisipasi peternakan internasional dimulai sebelum kedatangan burung falcon, meliputi transportasi, penyambutan, dan perawatan kesehatan. Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah burung falcon telah tiba melalui penerbangan dan diangkut dari Bandara Internasional Raja Khalid ke lokasi acara di bawah pengawasan ahli, serta menjalani pemeriksaan kesehatan.

Proses penjualan dilakukan secara terstruktur, dimulai dengan kesepakatan antara penjual dan pembeli, pemeriksaan medis jika diinginkan pembeli, penentuan jenis dan kategori burung falcon, penyelesaian administrasi dan keuangan, pencatatan data burung falcon dan pemilik, pemasangan cincin identitas, hingga dokumentasi resmi perpindahan kepemilikan burung falcon ke pemilik baru.

Komentar (0)