Lompat ke konten
Kamis, 29 Oktober 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Menteri Kehakiman: Sistem Eksekusi Baru Tingkatkan Efisiensi dan Tata Kelola

Menteri Kehakiman Walid bin Mohammed Al-Samaani menegaskan sistem eksekusi baru memperkuat perlindungan hak dan tata kelola lembaga peradilan di Arab Saudi.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 1 mnt baca
Menteri Kehakiman Arab Saudi Walid bin Mohammed Al-Samaani

Poin Utama

AI

Menteri Kehakiman Dr. Walid bin Mohammed Al-Samaani menegaskan, bertepatan dengan mulai berlakunya Sistem Eksekusi dan peraturan pelaksananya hari ini, bahwa sistem ini merupakan langkah penting dalam pengembangan mekanisme penegakan hak di Arab Saudi. Hal ini didukung penuh oleh Raja Salman dan pengawasan berkelanjutan dari Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman selaku Perdana Menteri, demi meningkatkan layanan peradilan dan efisiensinya.

Ia menjelaskan, sistem ini memperkuat kepercayaan dan stabilitas dalam transaksi, serta menegaskan tanggung jawab seimbang antara kreditur dan debitur, dengan menekankan bahwa kewajiban keuangan adalah hubungan antara dua pihak yang berkaitan dengan harta, di mana eksekusi diarahkan pada aset.

Ia juga menyampaikan bahwa sistem ini mengembangkan alat pengungkapan, pelacakan, dan eksekusi terhadap aset, sambil tetap menjaga jaminan bagi para pihak serta memperhatikan kondisi kemanusiaan dan sosial debitur beserta keluarganya. Selain itu, sistem ini juga mengatur pelaksanaan putusan terkait nafkah, hak asuh, dan kunjungan anak.

Ia menambahkan, sistem ini mendukung keadilan preventif melalui kejelasan kewajiban, pengaturan dokumen eksekusi, dan peningkatan kepercayaannya, serta berkontribusi pada penguatan tata kelola, kematangan institusi, dan percepatan proses eksekusi.

Al-Samaani menambahkan, langkah ini merupakan bagian dari upaya kementerian untuk meningkatkan pengalaman penerima layanan, memperkuat integrasi antar layanan peradilan, serta memanfaatkan data dan teknologi modern, termasuk kecerdasan buatan, guna meningkatkan efisiensi dan kualitas hasil kerja.

Ia menutup dengan menegaskan bahwa pengembangan ini bertujuan memenuhi harapan pimpinan negara menuju sistem peradilan yang lebih efisien dan matang, melindungi hak, serta mendukung kepentingan bangsa dan masyarakat, sekaligus berkontribusi pada pencapaian target Visi Saudi 2030.

Komentar (0)