Lompat ke konten
Minggu, 2 Agustus 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Laporan AS: Upaya Tingkat Tinggi Saudi Redakan Ketegangan AS-Iran

Data terbaru mengungkap intervensi tingkat tinggi Arab Saudi yang menurunkan ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran menjelang pembatalan serangan oleh Trump.

AJEL Indonesia3 jam lalu · 1 mnt baca
Putra Mahkota Saudi dan Presiden AS dalam pertemuan

Poin Utama

AI

Data yang muncul secara bersamaan mengungkap adanya intervensi tingkat tinggi dari Arab Saudi yang berperan dalam meredakan ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, tepat sebelum Presiden AS Donald Trump mengumumkan pembatalan serangan militer yang sedang dipersiapkan terhadap Teheran.

Menurut situs Amerika Serikat Axios, Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Mohammed bin Salman melakukan panggilan telepon kepada Trump, di mana ia mendesak agar ketegangan diturunkan dan meminta agar serangan besar-besaran terhadap Iran tidak dilakukan.

Situs tersebut juga menyebutkan bahwa Arab Saudi meminta penjelasan terkait rencana aksi Amerika Serikat terhadap Iran. Sumber lain menegaskan bahwa Putra Mahkota meminta Presiden AS untuk menahan diri dan tidak melanjutkan rencana serangan militer.

Langkah Diplomasi Saudi di Washington

Dalam konteks yang sama, komunikasi ini berlangsung seiring dengan upaya diplomasi lain dari Arab Saudi di Washington. Menteri Pertahanan Pangeran Khalid bin Salman, dalam pertemuannya dengan Presiden AS dan Wakil Presiden, menyampaikan posisi Arab Saudi yang mendorong penahanan eskalasi dan mengutamakan jalur diplomasi.

Beberapa jam setelah langkah-langkah ini, Trump mengumumkan pembatalan serangan yang telah direncanakan ke Iran. Ia menjelaskan bahwa Washington menerima permintaan dari Teheran dan sejumlah negara Timur Tengah untuk menangguhkan aksi militer, setelah tercapai garis besar kesepakatan awal.

Rincian Kesepakatan Awal dan Waktu Pengumuman

Trump menjelaskan bahwa kesepakatan yang diharapkan mencakup pembukaan penuh dan segera Selat Hormuz serta mengakhiri ancaman nuklir Iran. Ia menegaskan bahwa keputusan membatalkan serangan bergantung pada langkah cepat untuk menyelesaikan kesepakatan tersebut.

Meski Presiden AS tidak menyebutkan negara-negara yang meminta penangguhan serangan, waktu pengumuman tersebut kembali menyoroti peran Arab Saudi yang diungkap oleh Axios, yang bertujuan mencegah eskalasi konflik dan memberi peluang bagi solusi diplomatik.

Komentar (0)