Geospasial Terbitkan Panduan Program Pendidikan dan Pelatihan Semester II 2024
Otoritas Umum Pemetaan dan Informasi Geospasial Arab Saudi menerbitkan panduan program pendidikan dan pelatihan untuk semester kedua tahun ini.
Poin Utama
AIOtoritas Umum Pemetaan dan Informasi Geospasial Arab Saudi melalui Akademi Geospasial Nasional telah menerbitkan panduan program pendidikan dan pelatihan untuk semester kedua tahun ini. Panduan tersebut memuat rangkaian program dan kegiatan khusus untuk pengembangan kapasitas sumber daya manusia di bidang geospasial, termasuk program yang telah dilaksanakan sebelumnya serta rencana kegiatan hingga akhir tahun.
Panduan ini mencakup 32 program dan kegiatan yang terbagi dalam tiga jalur utama, meliputi 20 lokakarya, 8 program pelatihan, serta 4 kamp dan pertemuan serta program pendidikan dan sertifikasi, yang diselenggarakan bekerja sama dengan 13 lembaga nasional dan internasional sebagai mitra dan penyelenggara.
Program yang telah dilaksanakan sebelumnya meliputi berbagai topik khusus, seperti layanan platform geospasial, kamp kecerdasan buatan geospasial, program bridging bagi lulusan diploma geomatika bekerja sama dengan Universitas King Abdulaziz, pelatihan di bidang geospasial, teknologi penentuan posisi generasi baru, pengembangan ide inovatif di sektor geospasial, pengelolaan survei darat dan aktivitasnya di Kerajaan, penginderaan jauh tingkat lanjut, romanisasi penulisan nama geografis ke huruf Latin, penginderaan jauh untuk pemantauan sumber daya alam dan manajemen risiko, serta standar profesional geospasial dan kualitas pelatihan.
Akademi akan terus melaksanakan sejumlah program dan lokakarya unggulan pada sisa tahun ini, antara lain tentang pasar kerja geospasial, pemodelan 3D yang ditingkatkan, analisis hidrologi menggunakan QGIS, informasi keselamatan maritim, pemetaan dan pemodelan data spasial dengan bahasa pemrograman R, pemodelan alternatif dengan kecerdasan buatan geospasial, integrasi kecerdasan buatan dan sistem informasi geografis, infrastruktur data spasial kelautan dan manajemen basis data, analisis geospasial berbasis agen dan model bahasa besar, manajemen aset melalui integrasi pemodelan 3D dan basis data, serta analisis data sistem informasi geografis menggunakan Power BI.
Program mendatang juga mencakup pertemuan ilmiah pertama bagi dosen di bidang geospasial, sertifikasi profesional pertama di salah satu bidang geospasial, kualitas dan tata kelola data spasial, produksi peta navigasi sesuai standar internasional, desain digital twin berbasis spasial, survei dan pemetaan menggunakan drone, serta manajemen proyek geospasial.
Penerbitan panduan ini merupakan bagian dari upaya Otoritas Geospasial untuk meningkatkan dan memberdayakan tenaga profesional nasional di sektor ini, serta menutup kesenjangan keterampilan di pasar kerja sesuai standar dan akreditasi internasional melalui program pendidikan dan pelatihan yang ditujukan bagi instansi pemerintah, sektor swasta, praktisi, dan ahli di bidang terkait.
Panduan dapat diakses melalui tautan ini.
